Kebakaran di Pucuk
Kebakaran di Eks Lokalisasi Pucuk Jambi Diperkirakan Capai Rp1,5 Miliar
Kebakaran di eks lokalikasi Pucuk Jambi, diketahui dari perhitungan sementara bahwa total kerugian warga ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Nurlailis
Ringkasan Berita:Kebakaran terjadi di kawasan eks lokalisasi Pucuk, Kota Jambi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan sekitar 12 rumah warga di kawasan eks lokalisasi Pucuk, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, diketahui dari perhitungan sementara bahwa total kerugian warga ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua RT 05, Wiwin.
Ia mengatakan sebagian besar korban merupakan buruh dan pekerja lepas yang kehilangan seluruh harta benda dalam peristiwa tersebut.
Baca juga: 53 Jiwa Korban Kebakaran di Eks Lokalisasi Pucuk Jambi Mengungsi di Posko Darurat
"Kebanyakan warga di sini kerja serabutan, ada yang buruh harian," ujarnya Sabtu (1/11/2025).
Usai kejadian, warga yang terdampak telah diungsikan ke posko darurat yang disiapkan pihak kelurahan bersama dengan Dinas Sosial.
Kronologi Kejadian Kebakaran di Eks Lokalisasi Pucuk Jambi
Untuk diketahui, kebakaran terjadi pada Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Dugaan sementara, api berasal dari salah satu rumah akibat korsleting AC.
Rumah-rumah yang berdempetan serta akses jalan yang sempit membuat proses pemadaman berlangsung sulit.
Baca juga: Warga Korban Kebakaran di Eks Lokalisasi Pucuk Jambi Bersihkan Rumah yang Ludes Terbakar
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar 3 jam 30 menit untuk memadamkan api sepenuhnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun puluhan warga harus kehilangan tempat tinggal dan seluruh barang berharga mereka.
Lebih lanjut, Wiwin mengatakan bahwa bantuan dapur umum dan sejumlah makanan serta kebutuhan dasar lainnya sudah diberikan Pemerintah Kota Jambi.
"Dari pemerintah sendiri sementara ada bahan pangan, cemilan, pakaian," ujarnya.
Namun Wiwin menegaskan kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah makanan siap konsumsi dan tempat tidur karena beberapa pengungsi merupakan lansia.
"Yang paling dibutuhkan sekarang makanan dan tempat tidur. Ada beberapa warga yang lansia, jadi perlu tempat istirahat yang layak," kata Wiwin.
Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada warga yang mengeluhkan masalah kesehatan.
Update berita Tribun Jambi di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/53-Jiwa-Korban-Kebakaran-di-Eks-Lokalisasi-Pucuk-Jambi.jpg)