Pipis Berbuih, Tanda Sakit Ginjal? Lakukan Pencegahan Sebelum Kena Proteinuria

Bila itu sering terjadi, jangan berdiam diri karena hal itu menandakan ginjal Anda kemungkinan alami gangguan.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
sehatnesia
Ginjal 

TRIBUNJAMBI.COM - Pernahkah Anda melihat warna pipis yang keruh serta berbuih?

Bila itu sering terjadi, jangan berdiam diri karena hal itu menandakan ginjal Anda kemungkinan alami gangguan.

Ini karena pipis berbuih itu sebagai ciri kandungan protein pada air seni jumlahnya sangat banyak.

Baca: Polisi Jujur yang Disanjung Gus Dur itu Pernah Terima Gaji Rp7.500 per Bulan, Padahal Mantan Kapolri

Istilah medisnya adalah proteinuria.

Kesimpulannya, pipis berbuih boleh jadi ciri ginjal mulai rusak.

Proteinuria sendiri merupakan salah satu faktor risiko gangguan fungsi ginjal.

Celakanya, gangguan fungsi ginjal yang sudah disertai dengan proteinuria pada umumnya sudah tidak bisa dipulihkan lagi.

Hal yang bisa dilakukan dokter saat gangguan itu terjadi, bagaimana agar gangguan itu tidak berkembang semakin parah.

Baca: Menteri Susi Pudjiastuti, 35 Tahun Menunggu Ijazah Paket C Miliknya, Ternyata Nilainya Seperti ini

Untuk itu, sebisa mungkin melakukan berbagai upaya agar proteinuria tidak sampai terjadi.

Caranya sangat mudah, yaitu dengan menjalankan gaya hidup sehat.

Makan makanan bergizi dengan porsi cukup, tidak berlebih dan tidak kurang, sesuai usia dan aktivitas.

Rutin melakukan olahraga, dan istirahat yang cukup.

Jika mempunyai faktor risiko kerusakan fungsi ginjal, maka disarankan untuk sering-sering memeriksakan ginjalnya.

Termasuk dalam kelompok berisiko adalah jika punya orang tua atau saudara yang mengalami gagal ginjal.

Baca: Ingat Gatot Brajamusti? Divonis 20 Tahun Atas 3 Kasus, Reza Artamevia Beliau Tak Dapat Keadilan

Baca: AHY Tak Berminat, 7 Tokoh ini Kandidat Cawapres Prabowo Subianto dengan Profil Lengkapnya

Baca: Kahiyang Ayu Berharap Anaknya Tak Jadi Tukang Nyinyir Kalau Ada yang Nyinyirin Kamu, Senyumin Aja

Selain pipis berbuih, sejatinya ada ciri lain kerusakan ginjal yaitu kurang konsentrasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved