Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ramadan Mubarak

Sehari-hari Berbahasa Inggris dan Arab, Begini Aktivitas Santri Pondok Pesantren An-Nur

"Kita setiap habis salat subuh diberikan hafalan kosakata, itu sekitar dua kosakata. Jadi santri di suruh menghafal, sebelum tidur..."

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi/Samsul Bahri
Santri Pondok Pesantren An-Nur yang terletak di Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi. Ponpes ini telah berdiri sejak 2004. 

Selama tiga bulan, santri masih diizinkan untuk menggunakan bahasa Indonesia. Namun, memang tidak di perbolehkan untuk menggunakan bahasa daerah.

"Untuk bahasa daerah memang tidak di gunakan, Bahasa Indonesia pun kalo kepepet. Jika lebih dari tiga bulan masih gunakan Bahasa Indonesia, terlebih bahasa daerah, maka akan ada kosekuensinya. Yaitu tambah hafalan kosakata," tuturnya.

Ali Farhan, santri, mengatakan awal-awal dalam menerapkan komunikasi menggunakan Bahasa Ingris dan Arab tidaklah mudah. Namun, dengan belajar dan menghafal kosakata yang diberikan, dalam waktu tiga bulan Ia sudah mampu menggunakan kedua bahasa tersebut.

"Intinya ada kemauan dan keinginan. Tekun dalam menghafal kosakata yanh diberikan," jelas santri yang berasal dari Tanjung Jabung Timur itu.

Lebih lanjut, dia memberikan tips-tips agar mampu belajar dan berkomunikasi.

1. Setiap habis Salat Fardhu minimal untuk menghafalkan dua kosakata setiap harinya. Satu kosakata bahasa arab dan satu kosakata dalam Bahasa Inggris.

2. Ketika sudah menghafal, dilanjutkan untuk menggunakan kosakata tersebut didalam kegiatan sehari-hari.

3 Selalu bawa buku kecil atau note book untuk mencatat hal-hal yang kita temui saat berjalan yang tidak diketahui apa bahasa arab dan bahasa inggrisnya. Kemudian cari dikamus dan dicatat, serta dihafalkan.

Terkait dengan puasa di pondok pesantren, dia mengatakan bahwa ada kesenangan di dalam dirinya. Ia lebih dekat kepada Tuhan dengan melaksanakan ibadah-ibadah baik wajib atau sunnah.

"Alhamdulillah kita memang diwajibkan dari awal puasa hingga hari ke-20 untuk puasa di Pondok. Meskipun jauh dari orang tua, tetapi tetap tidak merasa kesepian. Karena ada teman-teman, ustaz juga. Jadi di sini kita lebih mendekatkan diri sama Allah, dengan lakukan hal-hal yang wajib dan sunnah," jelasnya.

Baca: VIDEO: Zinedine Zidane Mundur, Ini 5 Nama Kandidat Penggantinya

Baca: Aksi Koboi Anwar dan Supriadi di Lokasi Proyek Drainase, Malah Berakhir Seperti Ini

Baca: Hanya LeBron James dan Michael Jordan yang Bisa Pecahkan Rekor Ini, NBA Finals 2018

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved