Breaking News:

Peluk Erat Kapolda Jambi, Polisi yang Diduga Terpengaruh Paham Radikal Diharap Mendapat Hidayah

Anggota polisi Jambi, Bripka NL ditangkap lantaran diduga terpengaruh ideologi terorisme.

Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Andreas Eko Prasetyo
instagram
Foto unggahan akun instagram polda_jambi, Bripka NL memeluk Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS. instagram/polda-jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Heboh ditangkapnya anggota polisi Jambi, Bripka NL lantaran diduga terpengaruh ideologi terorisme.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan pihaknya masih memeriksa Bripka NL.

"Sampai saat ini Bripka NL masih kami periksa," ujar Iqbal, ketika dikonfirmasi, Rabu (30/5/2018) malam.

 
Ia tak banyak membeberkan perihal masalah ini. Namun, ia hanya mengatakan Mabes Polri dan Polda Jambi menangkap yang bersangkutan pada Senin (28/5) kemarin.

Baca: Polemik Penolakan Pembangunan Islamic Center di Rimbo Ulu, Camat Serahkan ke Bupati

Jenderal bintang satu itu juga enggan menjelaskan lokasi dan bagaimana penangkapan Bripka NL terjadi.

"Yang bersangkutan diduga terpapar aliran radikal," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya mengatakan Bripka NL juga masih menjalani assessment.

Baca: FOTO: Menangis di Pundak Kapolda Jambi, Oknum Polisi Jambi Diduga Terpapar Ideologi Teroris

Polri masih memastikan Bripka NL terlibat jaringan teroris atau tidak.

"Bukan, bukan terorisme. Tapi dia diduga mulai agak terkena ideologi teroris. Tapi sekarang lagi di-assessment dulu, apakah dia ini bagian dari jaringan atau sekedar simpatisan atau sekedar main-main," ujar Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (30/5).

Baca: Ngeri! Dibangunkan Tengah Malam di Nusakambangan, Begini Proses Hukuman Mati di Indonesia

Tito menegaskan tindakan tegas menanti jika Bripka NL terbukti melanggar baik pidana maupun etik.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved