Fakta Tentang 'Mother of Satan', Bom yang Dipakai Teroris Serang Gereja dan Mapolrestabes

Bahan peledak dari 'Mother of Satan' berbentuk bubuk putih dan memiliki bau yang khas.

Editor: Duanto AS
Sejumlah bom sebelum dimusnahkan polisi di Pusdik Brimob Watukosek. (ist) 

Peledakan dilakukan oleh tim Jibom Brimob Polda Jatim.

"Semua barang bukti bom teroris terdisposal secara sempurna," tegasnya.

Fakta tentang 'Mother of Satan'

'Mother of Satan' adalah sebutan dari peroksida aseton yang berbahan baku triacetone triperoxide (TATP).

Dilansir dari The Sun, bom jenis ini dapat meledak jika terkena panas, gesekan atau goncangan.

'Mother of Satan' ditemukan pada tahun 1895 oleh Richard Wolffenstein.

Bahan peledak dari 'Mother of Satan' berbentuk bubuk putih dan memiliki bau yang khas.

'Mother of Satan' juga tidak mengandung nitroten.

Bom pipa The Mother of Satan yang disita dari para terduga teroris di Surabaya yang diledakkan tim Jibom Brimob Polda Jatim, Rabu (16/5/2018). TRIBUNJATIM.COM/IST
Bom pipa The Mother of Satan yang disita dari para terduga teroris di Surabaya yang diledakkan tim Jibom Brimob Polda Jatim, Rabu (16/5/2018). TRIBUNJATIM.COM/IST ()

Bahan baku pembuatan 'Mother of Satan' juga dapat diperoleh secara mudah di toko-toko bahan kimia.

Namun karena ketidakstabilan atau rentan meledak, bom ini sering meledak sebelum digunakan.

Serangan teroris di Barcelona dan ledakan bom di Manchester 2017 diduga juga disebabkan oleh ledakan Mother of Satan.

Tiga bom beruntun di Jawa Timur

Diketahui sebelumnya, rentetan aksi peledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo telah menelan banyak korban dan membawa duka bagi banyak orang.

Mirisnya, deretan aksi tersebut dilakukan oleh sekelompok anggota keluarga.

Kejadian pertama yang disoroti adalah peledakan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

Baca: Kelompok Tani di Batangahari Dapat Bantuan 104 Alsintan Pada 2018, Ini Jenis Alatnya

Baca: FOTO: Kebakaran di Kerinci, Satu Rumah Rusak Berat, Dua Rusak Ringan

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved