Kamu Diet? Jangan Kamu Hindari dan Takut Makan Makanan Tinggi Lemak, Karena Baik Bagi Tubuh

Alasannya adalah akumulasi lemak yang tidak perlu dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit kronis seperti diabetes, masalah jantung, peradangan, dll.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ilustrasi. 

Baca: Loh, Kok Belum Ada Izin, Jelang Ramadan Tidak Boleh Ada Pasar Malam di Sarolangun

Keju

Ini adalah salah satu makanan tinggi lemak yang paling populer karena rasanya dan keserbagunaan bersama dengan kandungan protein, kalsium, vitamin B12, fosfor, dan selenium yang tinggi.

Disukai terutama oleh anak-anak, juga orang dewasa, keju dapat dimakan dengan berbagai cara seperti untuk isian, bentuk mentah - parut dan dicampur dalam beberapa hidangan, bentuk saus, makanan ringan, dan sebagainya.

keju
keju (Dapur Umami)

Cokelat hitam

Cokelat itu tinggi lemak dengan 60% kalori, namun di dalamnya terkandung tembaga, besi, magnesium, mangan, dan serat yang baik.

Karena juga mengandung antioksidan, sangat membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah dan membantu meningkatkan fungsi otak.

Cokelat
Cokelat 

Biji Chia

Satu ons biji chia biasanya terdiri dari sekitar 9 gram lemak. Dengan kalori, mereka mengandung sekitar 80% lemak. Kaya akan serat, biji chia juga menawarkan anti-inflamasi dan menurunkan tekanan darah.

Mentega

Seperti keju, mentega juga sangat populer dan bergizi. Namun, banyak orang menghindari mentega karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi. Lemak dalam mentega membantu tubuh menyerap banyak nutrisi yang sehat.

Baik mentega maupun margarin memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Baik mentega maupun margarin memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. (net)

Misalnya, antioksidan yang disebut karotenoid, yang melawan penyakit ditemukan dalam berbagai sayuran berwarna, dan vitamin A,D,E &K, yang merupakan vitamin yang larut dalam lemak.

Minyak zaitun

Minyak zaitun terdiri dari vitamin K dan E, serta kaya akan antioksidan, yang membantu melawan peradangan, mengelola kolesterol, dan menurunkan tekanan darah.

Ilustrasi
Ilustrasi (THINKSTOCK)

Kelapa atau  minyak kelapa

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved