Harus Punya Android, Panwas Lantik 20 PPL Pileg dan Pilpres Kecamatan Setinjau Laut

"Kalau terdapat kesalahan cepat dilaporkan. Jadi ada rentan waktu ketika terjadi kesalahan atau pelanggaran laporkan.."

Tribun Jambi/Hendridede Putra
Pelantikan PPL di Kecamatan Sitinjau Laut. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendridede Putra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Panitia Pengawas Kecamatan di Kabupaten Kerinci melakukan pelantikan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) untuk Pileg dan Pilpres 2019, Jumat (7/4). Pelantikan PPL di Kecamatan Setinjau Laut yang berjumlah 20 orang itu berlangsung di kantor kecamatan.

Dalam surat keputusan panwas tentang penempatan pengawasan pemilu kelurahan/desa Kecamatan Setinjau Laut, ada tiga tugas PPL. Yaitu mengawasi jalannya pemilu tingkat kelurahan/desa, mencegah terjadinya praktik uang, mengawasi netralitas semua pihak sebagaimana diatur UU. Tugas itu selama enam bulan terhitung sejak mengucapkan sumpah atau janji.

Ketua Panwas Kecamatan Setinjau Laut, Edi Januar, mengatakan sebanyak 20 PPL yang dilantik sebenarnya sudah dilakukan uji coba pada pelaksanaan pemilukada, sehingga sudah menjalankan tugas dengan baik.

Untuk itu, dia meminta PPL dalam menjalankan tugas benar-benar maksimal. Karena tugas PPL dalam mengawasi jalannya Pileg dan Pilpres 2019 lebih berat dibanding Pilkada.

"Di Pileg tidak hanya tiga kandidat saja seperti Pilkada Kerinci. Tapi ada banyak calon yang akan diawasi. Kita berharap PPL menjalankan tugas dengan baik, menjaga netralitas dan integritas supaya berjalan baik," ujarnya.

Baca: Sum, Ayah Tiri Bejat dan Amoral, Lakukan Kekerasan Seksual ke Anaknya yang Tunawicara

Baca: Berhembus Kabar Dugaan Pungli Bedah Rumah Batanghari, Camat: Saya Tidak Ado Main

Ketua Panwaslu Kerinci yang diwakili Fardinal, menyampaikan tiga PPL yang diawasi bukan hanya peserta pemilu melainkan penyelenggaraan pemilu. Termasuk PPS, apakah betul bekerja atau tidak. "Kalau terdapat kesalahan cepat dilaporkan. Jadi ada rentan waktu ketika terjadi kesalahan atau pelanggaran laporkan. Tujuh hari setelah kejadian kalau lewat tidak diterima," ujarnya.

"Terjadi pelanggaran di desa yang diawasi tidak hanya dilaporkan terjadi pelanggaran. Salah satunya, saat ini, DPS, karena ini sumber utama keributan," katanya

Dia meminta kepada PPL bila ada kesalahaan atau pelanggaran bisa berembuk dengan PPS. "Jadi ini harus dilakukan ke PPL bahwa untuk Pemilukada atau Pileg harus punya android. Jadi setiap kejadian per waktu harus cepat dilaporkan ke kecamatan dulu. Jangan sampai PPL yang kena. Jadi ketemu pelanggaran foto, videokan ada bukti," jelasnya.

Informasi yang diperoleh, 16 kecamatan di Kabupaten Kerinci melakukanan pelantikan PPL pada Jumat (6/4) dan Sabtu (7/4). Ratusan PPL di Kerinci dilantik untuk pengawasan tahapan Pileg dan Pilpres 2019.

Baca: Ini Keunikan Bakul Niur, Olahraga Tradisional Tanjabtim yang Bakal Ditampilkan di Festival

Baca: Kabar Gembira Bagi Guru Honorer, Sekarang NUPTK Berdasarkan SK Kadis, Ini Perbedaannya

Penulis: heri prihartono
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved