Penjelasan Psikolog Terkait Kekerasan Terhadap Anak, untuk Pengetahuan Orang Tua
Sama seperti perilaku, ada faktor lingkungan maupun faktor di dalam diri yang mendorong pelaku melakukan hal tersebut
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Duanto AS
Dampak yang lebih mengerikan adalah dia berpeluang untuk menjadi pelaku di kemudian hari. Selain dampak yang dirasakan korban karena perlakuan langsung dari pelaku, ada pula dampak berupa yang trauma yang muncul karena reaksi dari orang sekitar.
Anak adalah individu yang peka terhadap perubahan emosi yang ditampilkan oleh orang lain, walaupun ia belum bisa menyebutkan warna emosi tersebut. Ketika anak melihat rekasi orang di sekitarnya mengenai apa yang ia alami, bisa jadi ia belajar bahwa apa yang ia alami tersebut betul-betul mengerikan. Oleh karenanya, orang di sekitar korban juga perlu diedukasi mengenai apa yang sebaiknya dilakukan ketika berinteraksid dengannya agar tidak menimbulkan traima tambahan.
Tidak ada ciri khusus dari pelaku karena kadang penampilannya tetap sama dengan yang ia tampilkan. Akan tetapi orang tua perlu memperhatikan pola relasi dan kedekatan anak dengan orang sekitarnya. Apakah kedekatan tersebut masih dalam batas wajar atau sudah menunjukkan arah-arah yang tidak baik. Apabila itu terjadi, maka anak perlu dibekali dengan cara yang santun, bukan menakuti-nakuti.
Baca: Intip Suksesnya Saudara Cewek Nagita Slavina yang Cantik dan Cerdas, Punya 3 Gelar Pendidikan
Baca: Bikin Heboh Jerman, Syahrini Foto di Berlin Holocaust Memorial Lalu Media Luar Negeri Ramai