Benarkah KPK Tak Bisa Dikritik? Ini 10 Sentilan Fahri Hamzah
Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI belakangan mendapat sorotan warganet karena kritik-kritik pedasnya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
TRIBUNJAMBI.COM - Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI belakangan mendapat sorotan warganet karena kritik-kritik pedasnya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kritik dan kebebasan berpendapat tentu dijamin di Indonesia, termasuk yang disampaikan oleh wakil rakyat yang terhormat.
Lalu apakah KPK tak bisa keliru ? Apakah KPK tak boleh dikritik ?
Simak deretan kritik Fahri Hamzah terhadap KPK maupun 'kubu' pendukungnya yang dirangkum Tribunwow dari pemberitaan maupun cuitan di media sosial:
1. Sebarkan Tagar #OTTrecehan
Di tengah suasana semangat KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) Juni lalu, Fahri bersuara melempar kritik.
Saat itu, pada Sabtu (17/6/2017), KPK menggeledah beberapa ruangan di DPRD Mojokerto. Tak berselang lama setelahnya, pada Selasa (20/6/2017), penyidik KPK kemudian beraksi di Bengkulu.
Dari operasi tersebut, lima orang asal Mojokerto dan empat orang dari Bengkulu diamankan. Gubernur Bengkulu Diringkus Dalam OTT KPK, Begini Fakta Lengkapnya!
Lewat akun Twitternya, Fahri menuliskan kritik pedasnya.
Dalam unggahannya Selasa (20/6/2017), Fahri menilai OTT yang dilakukan KPK justru menandai prestasi buruk lembaga tersebut.
Fakta Tentang OTT KPK di Mojokerto, 3 Sosok Penting DPRD Diringkus!
"Pertanyaannya kok #15TahunKPK OTT makin banyak? Bukankah ini pengakuan korupsi tambah banyak? Lalu sukses KPK di mana?" tulis Fahri dalam unggahannya tersebut.
"Jadi KPK merasa sukses kalau setiap hari konferensi pers.. OTT..OTT..OTT... Makin sibuk makin baik... Yakan..," tambahnya lagi.
2. DPR di Sini Dikesankan Sarang Koruptor, Lihat Bedanya Korsel
Kali ini Fahri Hamzah membandingkan upaya pemberantasan korupsi di tanah air dan di Korea Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/03072017_fahri-hamzah_20170703_195659.jpg)