Berita Merangin
Terungkap, Mungkin Terbesar di Indonesia, Gunung Masurai di Merangin, Jambi, Ternyata Punya Kaldera
Terungkap, Mungkin Terbesar di Indonesia, Gunung Masurai di Merangin, Jambi, Ternyata Punya Kaldera
Penulis: Muzakkir | Editor: Deni Satria Budi
Terungkap, Mungkin Terbesar di Indonesia, Gunung Masurai di Merangin, Jambi, Ternyata Punya Kaldera
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, telah melakukan penelitian terhadap gunung Masurai Merangin.
Dari hasil penelitian yang dilakukan selama tiga tahun, ditemukan kaledra. Kaldera merupakan ciri gunung api yang sudah dalam tahap lanjut, dimana puncaknya tidak lagi berbentuk kerucut.
Gunung api yang memiliki kaldera berbentuk kerucut terpancung atau cekung ke dalam pada bagian puncaknya.
Baca: Video Detik-detik Mencekam Erupsi Gunung Api Fuego Guatemala
Baca: Suhu hingga Minus 3 Derajat Celcius, Seorang Pendaki Dikabarkan Pingsan di Gunung Lawu
Baca: Panen Raya Bawang Putih, Kabupaten Merangin Siap Jadi Pilot Project di Provinsi Jambi
Ciri ini persis ada pada Gunung Masurai di Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin, Jambi. Selama ini, di Indonesia kebanyakan orang hanya mengenal Kaldera di gunung Toba, Maninjau Bromo, Ijen dan Kaldera Tambose.
‘’Memang selama ini alur kaldera itu terputus, jika diurut dari Kaldera Toba sampai Bali. Ternyata kekosongan itu ada di Merangin," terang Dr Antonius Ratdomo Purbo, Ketua Tim Peneliti Gunung Masurai, Selasa (25/6/2019).
Radtomo secara gamblang mengungkapkan berbagai temuannya pada acara ekspos hasil penelitian Badan Geologi RI itu.

Menurutnya, Kaledra yang ada di gunung Masurai yang terletak di Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin itu kembar. Ada Gunung Tungkat yang lahirnya bersamaan dengan Gunung Masurai.
Masurai kata dia, pernah meletus besar skala VEI 6 pada 33.000 tahun lalu, sehingga membentuk kaldera. Sedangkan Gunung Tungkat letusannya tidak meledak, tapi hanya mengeluarkan lelehan magma.
Ditegaskan Ratdomo Purbo, Merangin mempunyai ‘warisan geologi’ yang beragam dari era sebelum kepulauan Nusantara terbentuk. Merangin mempunyai ‘jejak warisan geologi’ yang tertua di Indonesia bagian barat.
Baca: Hati-hati Ada Modus Begal baru, Tuduh Korban Memukul Temannya, Terjadi di Blitar, Begini Kronologi
Baca: Satu Keluarga Asal Jambi Memutuskan Menjadi Mualaf, Bersyahadat di Aceh
Baca: Bila Kejanggalan Dana Kampanye Terbukti Jokowi-Maruf Amin, Refly Harun Sebut Bisa Didiskualifikasi
Merangin juga mempunyai ‘warisan geologi’ yang dapat menjelaskan kronologis proses kejadian letusan besar dimasa lalu, endapan masih utuh, sangat berguna bagi dunia pendidikan.
Pada penelitiannya Ratdomo Purbo menemukan air terjun yang airnya keluar dari tengah batuan, air yang jernih dan sangat jarang ada air terjun seperti itu.
Merangin mempunyai keragaman geologi yang komplet dibanding wilayah lain di Sumatera. Merangin juga mempunyai telaga biru jernih yang indah, tidak banyak daerah yang mempunyainya.
Baca: Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2019 dan Klasemen Sementara Usai Race Catalunya, Rossi Peringkat
Baca: Daftar Harga HP Samsung Terbaru 25 Juni 2019, Ada yang Turun, Simak agar Tak Terkecoh Harga Mahal
Baca: Petinggi Lima Kabupaten Ikut Sambut Pendaratan Perdana Citilink Palembang-Muara Bungo
Merangin mempunyai kekar kolam dengan ukuran berbesar di Indonesia, mungkin di Asia atau mungkin di dunia. Merangin mempunyai air terjun Sei Hitam dengan sejarah geologi yang sekarang ini dikenali kronologinya.
Hasil penelitian Badan Gelogi itu dituangkan pada buku yang berjudul ‘Masurai’.