Video Detik-detik Mencekam Erupsi Gunung Api Fuego Guatemala

Letusan gunung berapi memuntahkan lava panas dan awan tebal berselimut asap yang tebal.

Editor: Suci Rahayu PK
Kolase
Erupsi Gunung Fuego Guatemala 

TRIBUNJAMBI.COM - Gunung api Fuego di Guatemala mengalami Erupsi pada hari Minggu (3/6/2017).

Hingga saat ini dilaporkan 75 orang tewas akibat terkubur debu dan lumpur yang dimuntahkan gunung tersebut.

Sementara 192 orang lainnya dinyatakan hilang.

Erupsi tersebut merupakan kedua kalinya pada 2018 ini.

Letusan gunung berapi memuntahkan lava panas dan awan tebal berselimut asap yang tebal.

Awan panas terlontar hampir enam mil ke udara.

Dilansir Serambinews.com dari Tribunnews.com, para korban terkubur debu dan lumpur yang berasal dari letusan Gunung Fuego.

Petugas penyelamat mengaku kesulitan melakukan evakuasi para korban setelah erupsi terbaru membawa gas panas dan bebatuan di sisi selatan Fuego.

Lebih dari 1,7 juta warga terdampak oleh letusan gunung ini, sementara 3.100 warga sudah dievakuasi.

Letusan yang terjadi pada Minggu lalu cukup mengejutkan setelah menyemburkan debu vulkanik hingga 10 km ke atas langit.

Para ahli vulkanologi memprediksi, semburan susulan akan terjadi lebih besar.

Selain itu, ahli vulkanologi, Janine Krippner, mengungkapkan bahwa material vulkanik yang terbawa akibat hujan juga cukup membahayakan.

"Fuego adalah gunung api yang sangat aktif. Ini menyimpan cukup banyak material vulkanik dan ini juga karena hujan lebat sehingga membawa lumpur berisi material vulkanik," kata Janine.

Gunung Api Aktif di Amerika Tengah

Sebelumnya, CONRED, koordinator nasional pemerintah Guatemala untuk penanggulangan bencana mengatakan, letusan itu mempengaruhi setidaknya 1,7 juta orang penduduk.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved