Jalan Muara Sabak Timur Hancur, Dishub akan Tindak Angkutan Nakal Senin Depan
Ditengarai akibat tonase berlebih menjadi penyebab kondisi hancurnya jalan Muara Sabak Timur.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Jalan Muara Sabak Timur Hancur, Dishub akan Tindak Angkutan Nakal
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Ditengarai akibat tonase berlebih menjadi penyebab kondisi hancurnya jalan Muara Sabak Timur, Dinas Perhubungan Tanjab Timur akan melakukan penertiban angkutan pekan ini.
Dikatakan Kabid Lalin Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rizaldi saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, terkait permasalahan angkutan dan kerusakan jalan di Muara Sabak Timur tersebut pihaknya akan melakukan rapat kesepakatan bersama pihak lantas terlebih dahulu.
"Pada Jumat ini kita akan melakukan rapat tersebut, dan harapannya Senin pekan depan kita sudah dapat melakukan action lapangan untuk penindakan angkutan nakal tersebut," jelasnya.
Sebelumnya kita sudah melakukan tahap sosialisasi terkait aturan angkutan (tonase) pada minggu ini kita juga akan meletakan spanduk spanduk sosialisasi tentunya setelah berdasarkan hasil kesepakatan nanti.
Baca: Angkutan Sawit Dituding Jadi Penyebab Rusaknya Jalan Muara Sabak, Warga Minta Solusi Taktis
Baca: Pengantin Asal Blora Ini Bahagiakan Istri dengan Narik Gerobak, Bukan Mahar Mobil Mewah atau Berlian
Baca: Polri Persilahkan Kivlan Zen Tersangka Makar dan Kepemilikan Senpi Ajukan Praperadilan, Itu Haknya
Baca: TERUNGKAP - BPN Prabowo-Sandi, Baru Tahu Saksi Berstatus Tahanan Kota Saat Persidangan
"Karena untuk penindakan dan tilang itu wewenang pihak lantas karena saat ini untuk status jalan milik provinsi, saat ini patokan kita mengacu pada Peraturan Presiden dan UU lalu lintas," jelasnya.
Pada penindakan nantinya, pihak Dishub Tanjab Timur akan menyiapkan timbangan portable untuk mengukur kapasitas angkutan dan tonase truk angkutan tersebut. Meski secara ukuran dimensi saja sudah dapat diketahui bahwa angkutan tersebut melebihi atau tidak.
"Namun jangan sampai kita dinilai oleh orang yang tidak paham terkesan arogan dengan penindakan hanya melihat pengamatan (dimensi) tadi. Maka Dari itu kita sertakan timbangan portable tadi," jelasnya.
"Insyaallah Senin pekan depan kita sudah action untuk penindakan," pungkasnya.