Temuan Gambut di Kerinci

Ditemukan 3 Ribu Hektar Gambut di Rawa Bento, Kerinci,Kawasan Gambut di Ketinggian Diatas 3000 Meter

Ditemukan Gambut 3 Ribu Hektar di Rawa Bento, Kawasan Gambut di Kerinci Dengan Ketinggian di Atas 3000 Meter

Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Deni Satria Budi
tribunjambi/Dedy Nurdin
Ditemukan 3 Ribu Hektar Gambut di Rawa Bento, Kerinci,Kawasan Gambut di Ketinggian Diatas 3000 Meter 

Ditemukan Gambut 3 Ribu Hektar di Rawa Bento, Kawasan Gambut di Kerinci Dengan Ketinggian di Atas 3000 Meter

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebutan "Sakti Alam Kerinci" untuk puncak tertinggi di Sumatera ini bukan hanya dikenal dengan beragam kekayaan budayanya. Tapi juga dari kekayaan alamnya.

Baru-baru ini Gunung Kerinci kembali memberi kejutan dengan temuan gambut. Hal ini disampaikan Rudi Syaf, direktur eksekutif KKI WARSI saat diskusi dan buka bersama, Jumat (17/5/2019).

Digunung Kerinci kata dia, terdapat sekitar 3.117 hektar kawasan yang terdeteksi gambut. Lokasi tepatnya berada di Rawa Bento dengan kedalaman 50 centimeter.

Baca: Berlatar Alam Rawa Gambut, Inilah Keindahan Jembatan Rawa Karindangan di Jambi

Baca: Jadwal Bundesliga Terakhir, Perebutan Juara Bayern Muenchen vs Dortmund, Selisih 2 Poin Siapa Juara?

Baca: Penjual Kolang Kaling Naik Haji, Mampu Sekolahkan Anak Hingga Menjadi Guru

"Ini gambut yang unik, diketiggian 3.000 meter terdapat gambut, ini unik sekali jarang ditemukan ditempat lain," ungkap Rudi Syaf.

"Gambut Kerinci sama tuanya sudah terbentuk hanya luasan yang kecil. Kalau di tiga kabupaten pesisir sudah lebih 500 ribu," katanya.

Gambut di kawasan Rawa Bento ini bilang Rudi Syaf, dari 3.117 ribu hetar luasnya, sebagian besarnya masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS).

Baca: Masjid Agung Al Ittihad Tebo, Masjid Megah Berkubah Besar dan 4 Menaranya yang Berwana Hijau

Baca: Dituntut Jaksa 20 Tahun Penjara, Terdakwa Ajentra Minta Keringanan, Ini Kata Hakim

Baca: Jubir BPN Sindir AHY Bangsawan Politik, Andre: Saya Merangkak dari Bawah Bukan Bangsawan Politik

Dengan adanya kawasan gambut ini perlu di jaga oleh pemerintah dan elemen masyarakat agar tidak sampai di jamah.

Baik untuk pencetakan sawah maupun untuk aktifitas pertanian yang di khawatirkan bisa merusak areal gambut tersebut.

"Kalau ini dicetak sawah atau di tanami dikhawatirkan akan rusak, maka perlu di Jaga," katanya.

KKI Warsi melakukan pengecekan terhadap kondisi lahan gambut di Tanjabtim, Senin (3/6)
KKI Warsi melakukan pengecekan terhadap kondisi lahan gambut di Tanjabtim, Senin (3/6) (TRIBUNJAMBI/AWANG AZHARI)

Salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah adalah dengan mengembangkan kawasan eko wisata.

"Ekowisata ini lebih baik, jadi kawasan ini bisa menghasilkan nilai ekonomi tapi tidak terganggu dan tidak sampai rusak," saran Rudi.

"Ini yang coba WARSI dorong, dan memang sudah ada Bumdes yang merancang untuk pengembangan ekowisata. Ini kita harapkan juga menjadi perhatian pemerintah. Sayang sekali kalau sampai rusak karna ini jarang ditemukan ditempat lain," bebernya.

Ditemukan 3 Ribu Hektar Gambut di Rawa Bento, Kerinci,Kawasan Gambut di Ketinggian Diatas 3000 Meter (Dedy Nurdin/Tribun Jambi)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved