Pemilu 2019

Sudah Nyatakan Tolak Hasil Pilpres, Prabowo: Kami Tak Bisa Terima Ketidakadilan dan Ketidakjujuran

Sudah Nyatakan Tolak Hasil Pilpres, Prabowo: Kami Tak Bisa Terima Ketidakadilan dan Ketidakjujuran

Sudah Nyatakan Tolak Hasil Pilpres, Prabowo: Kami Tak Bisa Terima Ketidakadilan dan Ketidakjujuran
Instagram @prabowo
Capres 02 Prabowo Subianto. 

Sudah Nyatakan Tolak Hasil Pilpres, Prabowo: Kami Tak Bisa Terima Ketidakadilan dan Ketidakjujuran

TRIBUNJAMBI.COM - Resmi! Calon Presiden Prabowo Subianto menyatakan sikap akan menolak hasil perhitungan suara Pilpres 2019.

Hal tersebut seperti disampaikan Prabowo saat memberikan pidato di pertemuan "Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Prabowo menegaskan, dirinya akan menolak hasil pemilu, karena masih adanya kecurangan-kecurangan yang ditemukan.

Baca Juga:

Diduga Gara-gara Puntung Rokok, Setengah Hektar Lahan Kosong di Bungo, Terbakar

Sebut Pemilu Paling Mematikan Sepanjang Sejarah, Sandiaga Uno Turut Ungkap Dugaan Kecurangan Pilpres

Perkara Pelanggaran Administratif Pemilu, Bawaslu Muarojambi Tidak Ditemukan Pelanggaran PPK Jaluko

Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Prabowo Subiyanto Sampaikan Kabar Duka

Prabowo menyebutkan, dirinya sebenarnya masih menaruh harapan pada kejujuran Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Calon Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pidato di pertemuan
Calon Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pidato di pertemuan "Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019). (Capture YouTube GerindraTV)

"Kami masih menaruh secercah harapan. kami mengimbau insan-insan di KPU, kami mengimbau kau anak-anak Indonesia yang ada di KPU, sekarang nasib masa depan bangsa Indonesia ada di pundakmu, kau yang harus memutuskan," kata Prabowo.

"Kau yang harus memilih, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia, atau meneruskan kebohongan, ketidak adilan, berarti kau mengizinkan penjajahan terhadap rakyat Indonesia. Kami masih menaruh harapan kepada mu," imbuh dia.

Prabowo mengatakan, dirinya dan sang cawapres, Sandiaga Uno sebenarnya tidak berambisi untuk menjadi Presiden RI.

Prabowo bahkan menceritakan bahwa dirinya ingin beristirahat saja.

Baca Juga:

BPN Minta Jokowi Maafkan Pria yang Ancam Penggal Kepalanya: Kalau Konteksnya Bercanda ya Maafkan

Tolak Hasil Pilpres 2019, Prabowo SUbiyanto: Kami Tak Bisa Terima Ketidakadilan dan Ketidakjujuran

Insiden Bendera Terbalik Putih Merah Berkibar di Kantor Desa Peraduan Temeras, Merangin, Jambi

"Saya dan saudara Sandi bukan atas ambisi pribadi kita ingin jadi apa-apa. Demi Allah tidak ada niat," ungkap Prabowo.

"Sesungguhnya kalau kau tanya hati saya, saya inginnya istirahat. Tapi saudara-saudara, setelah saya keliling, setelah saya melihat mata daripada rakyat kita, setelah saya pegang tangan mereka, setelah saya merasakan getaran dan saya mendengarkan ungkapan-ungkapan mereka, harapan mereka rakyat Indonesia, penderitaan rakyat, harapan rakyat akan suatu negara yang adil itu telah menjadi bagian dari diri saya," ujar Prabowo.

"Karena itu tidak mungkin saya meninggalkan rakyat Indonesia. Saya akan timbul dan saya akan tenggelam bersama rakyat Indonesia," tegas dia.

Baca Juga:

Diduga Dibakar, 2 Hektar Lahan Sawit di Bungo, Hangus Terbakar, Pemadaman Habiskan 17 Ribu Liter Air

Pernyataan Menohok Pengacara Eggi Sudjana: Kalau BPN Tak Bisa Bantu, Tolong Jangan Buat Kami Susah

Mengenai Ucapan Diskualifikasi Jokowi-Maruf Amin, Kivlan Zen: Siapa Pun yang Halangi, Kita Lawan

Simak video selengkapnya:

(TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Nyatakan akan Tolak Hasil Pilpres, Prabowo: Kami Tak Bisa Terima Ketidakadilan dan Ketidakjujuran

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

IKUTI FANSPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK:

Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved