Pemkab Merangin Jambi Tengah Memproses Pemberhentian Kades Sido Lego yang Tersandung Kasus Asusila

Pemerintah Kabupaten Merangin tengah memproses pemberhentian Kepala Desa Sido Lego Kecamatan Tabir Lintas.

Pemkab Merangin Jambi Tengah Memproses Pemberhentian Kades Sido Lego yang Tersandung Kasus Asusila
The Clinical Advisor
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Pemerintah Kabupaten Merangin tengah memproses pemberhentian Kepala Desa Sido Lego Kecamatan Tabir Lintas.

Kepala Dinas Pemerintah Masyarakat Desa Kabupaten Merangin Ladani ketika dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, pemberhentian Kades Sido Lego sedang dalam proses.

"Kemarin kita sudah ke lapangan, dan sudah kota laporkan juga kepada pak Sekda," kata Ladani.

Jika Bupati menyetujui pengunduran diri dari Kades yang diduga melakukan perbuatan asusila kepada warganya itu, maka dalam waktu dekat pihaknya akan menunjuk siapa penggantinya.

"Kemungkinan kadesnya dijabat sementara oleh sekdes di sana. Itu menjelang ada kades yang defenitif," kata Ladani lagi.

Menurutnya, pengangkatan kades defenitif dimungkinkan tiga tahun lagi sebab pemilihan kades dilakukan secara serentak.

"Jabatan kades itu kalau tidak salah baru dua tahun setengah, sementara jabatan kades itu selama enam tahun," imbuhnya.

Baca: Ciptakan Zona Integritas dan Bebas Korupsi, Polres Bungo Lakukan Penilaian Indeks Tata Kelola

Baca: Polisi Masih Selidiki Kasus Kebakaran yang Menimpa Keluarga Kasimin, Bocah 4 Tahun Habis Terbakar

Baca: 62 Rumah Terbakar di Mendahara, Dinsos Tanjab Timur Mulai Kirimkan Ratusan Paket Bantuan

Baca: Sidak TKA, Disnakertras Jambi Temukan Lima Warga Tiongkok di Kota Jambi

Baca: VIDEO: Detik-detik Kebakaran Hanguskan Lima Bedeng di Kawasan Sungai Pinang, Muara Bungo

Untuk diketahui, Kades Sido Lego Kecamatan Tabir Lintas diamankan warganya saat ketahuan tidur di rumah janda yang tak lain warganya sendiri.

Kades bernama Muslimin itu digerebek warga sekitar pukul 02:00 WIB, Rabu (8/5) lalu. Usai diamankan, kades kemudian diarak ke balai desa untuk dilakukan sidang adat.

Pada sidang adat, Kades tersebut mengaku salah dan minta maaf kepada warganya. Dan dia siap diberhentikan dari Kades dan membayar denda adat sebesar Rp 30 juta.

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved