Tak Cukup Punya Tiga Usaha, Christine Ingin Buka Kelas Kursus Memasak Khusus Milenial

Christine Purba, pemilik Paxi Barbershop dan dua kafe di Kota Jambi tidak hanya ingin mengembangkan usahanya.

Tak Cukup Punya Tiga Usaha, Christine Ingin Buka Kelas Kursus Memasak Khusus Milenial
Tribunjambi/Fitri Amalia
Christine Purba, pemilik Paxi Barbershop dan dua kafe di Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Christine Purba, pemilik Paxi Barbershop dan dua kafe di Kota Jambi tidak hanya ingin mengembangkan usahanya. Ia juga ingin wanita di Jambi terutama dari generasi milenial turut menjadi pengusaha sedari dini.

Setelah lulus kuliah, Christine bekerja di Ibukota di satu perusahaan sebagai IT. Selama tiga tahun ia menekuni sebagai wanita karir sebelum terjun sebagai pengusaha.

Ia mulai mengenal menjadi pengusaha saat pulang kembali ke Jambi. Saat itu ia menghawatirkan kesehatan orangtuanya, dan atas permintaan orangtuanya juga ia pulang.

"Saya berhenti bekerja, lalu pulang ke Jambi membantu usaha orangtua, sampai sekarang," ujarnya pada Tribunjambi.com, Selasa (30/4).

Usaha yang ia miliki saat ini dirintis dari awal. Bersama suaminya, awal usaha yang mereka miliki yakni berkebun sawit. Saat hasilnya sudah mulai terkumpul, ia dan suami berencana membuka usaha lagi. Tetapi saat itu Christine dan suaminya belum tahu usaha apa yang ingin mereka bangun.

Baca: 12 Kursi Dapil 4 Kota Jambi Dikuasai 9 Parpol Besar, Berikut Daftar Perolehan Suara

Baca: Basarnas Jambi Kirim Satu Tim Rescue Bantu Korban Banjir dan Longsor di Bengkulu

Baca: Geger, Warga Rantau Badak Temukan Mayat Tanpa Identitas di Teras Masjid, Kapolsek Sebar Ciri-cirinya

Baca: Alex Terancam Hukuman Mati, JPU Belum Siap Bacakan Tuntutan Sidang Suami Bunuh Istri Ditunda

Baca: Baznas Salurkan Rp 2,6 Miliar Dana Zakat untuk Panti Asuhan dan Beasiswa Pendidikan di Jambi

Saat tetangganya menawarkan ingin menjual rumah yang lokasinya tepat di sebelah rumahnya, ia setuju untuk membelinya. Terpikir olehnya untuk membuka barbershop di sebelah rumahnya.

Karena sang suami suka dan cocok memotong rambut di Paxi Barbershop saat berkunjung ke Jakarta, ia berpikir kenapa tidak membuka Paxi Barbershop di Jambi, juga saat itu Barbershop yang sudah ternama di Ibukota belum ada di Kota Jambi.

"Repot dong tiap mau potong rambut tunggu ke Jakarta dulu, ya udah kita tanya-tanya, kita cari tahu gimana franchisenya, akhirnya berdirilah Paxi Barbershop pertama di Jambi," jelas wanita kelahiran Jambi 1978 ini.

Untuk mendukung keberadaan barbershop miliknya, ia juga mendirikan Kedai Daun Bakung di lokasi yang sama. Kedai Daun Bakung sendiri saat ini menjadi tempat ngopi yang nyaman dengan interior khas rumah. Tempat yang ia sediakan memiliki ciri khas sendiri dan cocok untuk penikmat kopi yang berkunjung.

Sebagai pengusaha tentu banyak rintangan yang mesti dihadapi agar usaha yang dibangun kokoh berdiri. Menurutnya jika ingin berhasil membangun usaha harus memiliki manajemen yang baik, sumber daya manusia (SDM) yang baik yang cocok dengan usaha yang kita jalani, dan gencar mempromosikan usaha.

"Gak langsung mulus aja memang, dengan manajemen yang baik, SDM yang cocok dengan usaha yang kita jalan, dan gencar promosi pasti bisa," tuturnya.

Selain itu, menjadi pengusaha juga membuat  pengalaman dan pertemanan Christine menjadi lebih luas. Pengalaman saat menjalankan usaha membuatnya menjadi aktif dalam berorganisasi, sehingga bergabung dengan  Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan anggota Kadin Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia.

"Saya sempat minder karena merasa usaha ini masih usaha kecil-kecilan, tapi dari situ jadi makin percaya diri untuk menjalankan usaha, dalam organisasi kita juga mendapat pelatihan kepemimpinan dan manajemen usaha," jelasnya.

Baca: Polda Jambi Tangkap Dua Gembong Narkoba dari Aceh dan Cirebon, Uang Rp 500 Juta Hasil Sabu Disita

Baca: Dikuasai 9 Parpol Besar, Ini Prediksi Nama-nama Pemenang Dapil 4 Kota Jambi

Baca: Jelang Musim Kemarau, BMKG Jambi Deteksi 25 Titik Hospot di Provinsi Jambi

Baca: Kasus Kematian Dua Anak di Rumah Kito Hotel, Rudy Akan Dengarkan Tuntutan Jaksa 7 Mei Besok

Baca: Baru Datang, 12 Mesin Perontok Padi Bantuan untuk Kelompok Tani di Batanghari Sudah Rusak

Kini, dengan dukungan penuh dari keluarganya, ia memiliki tiga usaha sendiri. Kedepannya ia juga ingin mengajak teman-temannya di IWAPI maupun KADIN membuka kelas kursus memasak untuk mahasiswa dan anak-anak sekolah, sehingga mereka bisa membuka usaha dan menjual hasilnya.

"Kita ingin menambah pengusaha wanita,  terutama dari kaum milenial sehingga bisa membantu perekonomian Jambi juga," pungkasnya.

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved