Dewan Soroti RPJMD Kota Jambi, Pemkot Diminta Fokus pada Pendidikan, Aset hingga Smart City

Juru bicara Fraksi Demokrat Hendriyani mengajukan tiga pertanyaan dasar atas RPJMD Kota Jambi 2018-2023.

Dewan Soroti RPJMD Kota Jambi, Pemkot Diminta Fokus pada Pendidikan, Aset hingga Smart City
Tribunjambi/Rohmayana
Rapat paripurna DPRD Kota Jambi, Selasa (23/4). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- DPRD Kota Jambi kembali menggelar paripurna dengan agenda, penyampain pandangan umum fraksi terhadap RPJMD 2018-2023.

Pada paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi, para anggota dewan, kepala OPD dan unsur forkomlinda Kota Jambi, camat dan lurah se Kota Jambi. Paripurna digelar di ruang Swarna Bumi, (23/4).

Juru bicara Fraksi Demokrat Hendriyani mengajukan tiga pertanyaan dasar atas RPJMD Kota Jambi 2018-2023. Di antaranya adalah pengembangan Kota Jambi selama 5 tahun mendatang, tujuan yang ingin dicapai serta strategi untuk mencapai hal tersebut.

"Kami minta pemerintah fokus pada pembangunan SDM, kami juga mendorong perkembangan smart city," katanya.

Pengembangan smart city bisa memotong birokrasi sehingga bisa mengoptimalkan pelayanan masyarakat.

"Hal penting lainnya yaitu pengeloaan aset harus sudah terselesaikan," katanya.

Baca: Setahun Rampok 19 Motor, Candra Jual Yamaha NMAX Rp 5 Juta

Baca: Ratusan Kotak Suara Hasil Pleno Kecamatan Tiba di KPU Tanjab Timur, Polisi dan TNI Kawal Ketat

Baca: Panca Maling Laptop, Uang dan Perhiasan di Bungo Lalu Kabur ke Curup, Tertangkap di Sarolangun

Baca: Suami Bunuh Istri, Alex di Muarojambi Bakal Dituntut Hukuman Mati

Baca: Video: Detik-detik Kepanikan saat KMP Saluang Tenggelam di Sekadau Kalimantan Barat

Juru bicara Fraksi PDIP, Sutiono mempertanyakan wujud ekonomi kreatif yang akan dikembangkan, dan pengembangan Kualitas SDM ke depannya.

Sementara Jasrul, juru bicara Fraksi Gerindra mengatakan bahwa pendekatan partisipatif dalam menyusun RPJMD tersebut harus dijalankan secara benar.

Dirinya juga menyoroti banyak sekolah negeri yang dimerger. Serta tingginya para orang tua menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

Juru bicara Fraksi Partai Hanura, Herman mengatakan bahwa RPJMD tersebut haruslah menyesuaikan gambaran atau kondisi Kota Jambi. Selain itu juga harus tepat sasaran.

Abdullah Thaif, Juru Bicara Fraksi PKB mengatakan bahwa ada beberapa catatan yang harus dikejar pemerintah di antaranya adalah bidang pemerintahan. Menurutnya segala peraturan yang akan dikeluarkan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan DPRD, sesuai dengan amanat Undang-Undang.

Selain itu di bidang kesehatan masih banyak permasalahan tentang jaminan kesehatan. Sementara untuk bidang sosial ekonomi dirinya mengatakan bahwa masih perlu adanya membuka peluang investasi, pembukaan lapangan kerja, dan pembenahan pelayanan publik.

Juru bicara Partai Golkar Muhili Amin juga mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia dan penyelesaian aset-aset pemerintah.

"Aset daerah harus segera dituntaskan," ujarnya.

Sementara itu juru bicara partai PPP, Abdussomad mengatakan pemerintah perlu menarik perhatian khusus terhadap pembangunan drainase sebab drainase yang dibangun saat ini masih banyak menimbulkan permasalahan banjir.

Baca: Ini Nama-nama Caleg yang Diprediksi Bakal Duduk di Kursi DPRD Batanghari

Baca: Bawa Lima Linting Ganja, Residivis Narkotika di Jambi Kembali Masuk Bui, Divonis 7,5 Tahun

Baca: Kekurangan 3.000 Pegawai, Sinyal Pemkab Batanghari Bakal Buka Rekrutmen P3K?

Baca: Dua Pekan Jelang Ramadan, Harga Ayam Daging Cabai Bawang di Pasar Keramat Tinggi Merangkak Naik

Baca: Tak Terima Dipukul, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Jambi Dilaporkan ke Polisi Oleh Bawahannya

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved