PMII Jambi Minta Warga Jambi Tak Terpecah dengan Klaim Kemenangan Dua Paslon 01 dan 02

PMII Jambi berharap polemik saling klaim kemenangan antara dua kubu paslon 01 dan 02 tak menimbulkan kegaduhan dan perpecahan di masyarakat Jambi.

PMII Jambi Minta Warga Jambi Tak Terpecah dengan Klaim Kemenangan Dua Paslon 01 dan 02
istimewa
PMII 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jambi berharap polemik saling klaim kemenangan antara dua kubu paslon 01 dan 02 tak menimbulkan kegaduhan dan perpecahan di masyarakat Jambi.

Ketua PKC PMII Jambi Ramazani Novanda, kepada Tribunjambi.com, senin (22/4) mengatakan, saat ini belum ada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang resmi menang sesuai putusan KPU.

Kendati demikian, ia tidak mempersoalkan aksi dan deklarasi kemenangan pendukung kedua pasangan calon, yakni Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno namun harus tetap menahan diri.

"Saat menyampaikan hasil baik dari QC ataupun real count diharapkan, dukungan dapat diberikan dengan tidak melakukan provokasi dan berharap menunggu hasil resmi dari KPU," terangnya.

Baca: Investor Meningkat 6,7 Persen, BEI Jambi Targetkan 4000 Investor Baru

Baca: Kuota Haji Indonesia Tambah 10 Ribu, Provinsi Jambi Pastikan Dapat Jatah Tambahan

Baca: Ibni Lari ke Rumah Neneknya Usai Menusuk Dada Suhendra, Begini Kronologi Pembunuhan Warga Tebo

Baca: Aset Pemprov Jambi Diusulkan Pindah Hak Milik, Ini Daftar Lengkap Aset yang Akan Dipindah

Baca: Heboh, Video Fenomena Alam Awan di Langit Malam Menyerupai Mata di Wilayah Bandung

Ramazani menyebutkan, terkait pemungutan suara pemilu berharap pendukung pasangan calon 01 dan 02 agar menahan diri memberikan kabar kemenangan sehingga tidak menimbulkan hoax dan ujaran kebencian yang menghancurkan persatuan dan kesatuan.

"Tidak perlu memprovokasi, dengan menggunakan isu-isu yang tidak jelas. PMII juga mendukung terhadap kerja polri dan TNI untuk selalu menjaga keamanan dan kenyaman setiap rangkain tahapan pemilu, sampai ada ketetapan resmi dari KPU RI," jelasnya.

Dia juga mengatakan turut berduka atas meninggalnya beberapa penyelenggara pemilu KPPS serta polri di berbagai daerah dan pantas diberi gelar pahlawan demokrasi.

"PMII turut berdukacita terhadap penyelenggara pemilu yang dikabarkan banyak meninggal dan Sangat pantas diberikan gelar Pahlawan Demokrasi," ungkapnya.

Sementara itu terkait adanya persoalan dan kendala teknis yang terjadi saat pemungutan suara, semua diserahkan kepada pihak Bawaslu karena lebih berhak menyelesaikan pemungutan suara ulang maupun pemungutan lanjutan yang diusulkan kepada KPU.

"Berharap pemilu ini aman dan damai serta terkait kendala teknis Pemilu 2019 biarlah pihak Bawaslu menyelesaikannya dengan KPU," tandasnya.

Baca: 2 Terduga Pelaku Pembakaran Kotak Suara Tiga TPS Sungai Penuh Ditangkap, Salah Satunya Panwas Desa

Baca: 24 dan 27 April, 4 TPS di Tanjab Barat akan Kembali Lakukan Pemilu, Begini Penjelasan KPU

Baca: Hari Pertama UNBK di Kota Jambi Terlambat, Kadisdik: Tapi Masih Batas Wajar

Baca: Video: Detik-detik Semburan Lumpur di Blora Setinggi Belasan Meter, Ada Rel Kereta Api di Sebelahnya

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved