Pompong Tenggelam Dihantam Ombak, Lima Nelayan Kampung Laut Terombang-ambing di Perairan Kuala Jambi

Pompong yang bermuatan lima orang tenggelam dihantam ombak di Kuala Parit Mangku Karim, Kecamatan Kuala Jambi.

Pompong Tenggelam Dihantam Ombak, Lima Nelayan Kampung Laut Terombang-ambing di Perairan Kuala Jambi
Sebuah kapal motor jenis pompong bermuatan Pisang, asal Kecamatan Nipah Panjang, Tanjung Jabung Timur, tujuan Batam tenggelam di Perairan Selat Tanjung Kelit, Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau.minggu (24/6). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pompong yang bermuatan lima orang tenggelam dihantam ombak di Kuala Parit Mangku Karim, Kecamatan Kuala Jambi, Tanjab Timur.

Penumpang berhasil selamat setelah mendapat pertolongan dari tim Gakum Ditpolair Polda Jambi yang tengah patroli, Minggu (7/4) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kelima orang tersebut yakni, Ambo Tungke (47), Sindring (39), Syamsudin (37), Siti Rahoni (37), Masna (40) yang merupakan warga Rt.10 Parit 5 Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dirpolair Polda Jambi, Kombes Pol Fauzi Bachti Muchji mengatakan kejadian tersebut terjadi saat tim patroli sedang berada di perairan tersebut. "Saat itu anggota melihat warga terombang-abing di air," katanya, Senin (8/4).

Saat itu tim langsung bergerak cepat melakukan penyelamatan terhadap ke lima orang tersebut. Sehingga kelimanya tersebut dapat diselamatkan dengan cepat. "Kita langsung turunkan perahu cepat untuk menolong masyarakat itu," ujarnya.

Baca: Tiga Hari Masa Tenang Pemilu 2019, Bawaslu Jambi Fokus Awasi Pelaku Politik Uang

Baca: Sudah 20 Tahun Berjalan, SMPN 7 Siap Hentikan Program Belajar Tambahan Jika Pungutan Biaya Dilarang

Baca: Korupsi Bibit Kerbau Sarolangun Rugikan Negara RP 200 Juta, Hendra Divonis 1 Tahun Penjara

Baca: Dihantam Hujan Deras dan Angin Kencang, Atap Kantor Pos Muara Bungo Roboh

Baca: Jelang Pemilu 2019, KPU Bungo Masih Kekurangan Ribuan Surat Suara, DPR RI Terbanyak

Mereka warga masyarakat kampung nelayan yang baru pulang dari kebun. Namun saat di tengah perjalanan laut dihantam ombak besar. "Sehingga kempompong yang dinaikinya penuh dengan air," jelasnya.

Fauzi menjelaskan setelah air penuh masuk ke pompong mereka kemudian ke limanya menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam sungai. "Kepompong tidak terselamatkan tenggelam," sebutnya.

Saat ini kondisi kelima orang tersebut dalam kondisi baik dan sudah mendapatkan pertolongan dokter. "Langsung dibawa tim ke pertolongan medis terdekat," tutupnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved