Kurangi Angka Kecelakaan, Dishub Muarojambi Akan Siagakan Petugas di Jalan Sungai Duren
Angka kecelakaan di Kabupaten Muarojambi, Juli mendatang Dinas Perhubungan Kabupaten Muarojambi akan memasang rambu-rambu lalu lintas.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Untuk mengurangi angka kecelakaan di Kabupaten Muarojambi, Juli mendatang Dinas Perhubungan Kabupaten Muarojambi akan memasang rambu-rambu lalu lintas. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muarojambi, M Nazman.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemasangan rambu-rambu lalu lintas di beberapa jalan Kabupaten. Adapun pelaksanaan tersebut akan dilakukan pada Juli mendatang.
"Kalo untuk rambu-rambu jalan itu di bulan Juli akan kita pasang rambu-rambu lalu lintas khusus di jalan-jalan kabupaten," jelasnya.
Sementara itu, saat ditanya kenapa pelaksanaan pemasangan rambu-rambu lalu lintas baru dimulai sekarang.
Baca: Pembangunan Rumah Nelayan di Sabak Timur Jambi, Tunggu Proses Hibah Tanah
Baca: Bingung Laporkan APBDes Lewat Aplikasi Siskodes, Pencairan Dana Desa di Tanjab Barat Macet
Baca: Bantuan Rumah Nelayan Miskin, Camat Sabak Timur Mengaku Tak Tahu Jumlahnya
Baca: Bangunan di Atas Drainase Tak Juga Dibongkar, Pemkot Jambi Ancam Bongkar Paksa
M Nazman menjelaskan bahwa pelaksanaan pemasangan rambu lalu lintas di beberapa titik tersebut baru akan terlaksana di tahun 2019 ini karena kekurangan anggaran.
"Selama ini bukan tidak mau diperhatikan tapi karena memang anggaran di tahun 2019 ini baru bisa kita laksanakan, karena anggaran di tahun 2018 kemarin dirasionalisasi, makanya baru bisa tahun ini," sebutnya.
Sementara itu, ditambahkannya bahwa untuk jalan di daerah Sungai Duren, Kecamatan Jaluko tidak hanya dipasang rambu-rambu lalu lintas. Pihaknya juga akan menerapkan penjagaan di Jalan Sungai Duren tersebut.
"Untuk jalan Sungai Duren, pengamanan untuk anak-anak sekolah kita ketatkan dengan menurunkan petugas dishub di titik-titik sekolah yang ada di Sungai Duren," ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Ia juga menerangkan bahwa kendala yang dihadapinya saat ini yakni proses pengadaan barang. Dikatakannya bahwa pihaknya harus melaui ULP guna proses pengadaan barang.
"Kendala sekarang proses pngdaan baramang sekarang harus melalui ULP, harus di input harus di umumkan. Proses ini lah yang kita ikuti. Kalo anggaran sudah siap tinggal proses macam mana untuk melaksanakan, itu aturan yang harus kita ikuti," pungkasnya.
Baca: Dukung Diseminasi Program PINTAR, Dinas Pendidikan di Jambi Naikkan Anggaran Hingga Ratusan Juta
Baca: BPPRD Kota Jambi Serahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang PBB Tahun 2019
Baca: RSJ Jambi Siap Tampung Caleg Stres Pasca Pemilu 2019 Mendatang
Baca: 700 Pemilih di Batanghari Ajukan Pindah Pilih ke Luar, Warga Muara Bulian Terbanyak, Ini Alasannya
Baca: 5.000 Pelanggan PLN di Muara Bulian Jambi Nunggak Bayar Tagihan, Tunggakan Sampai Rp 300 Juta