Peringatan Hari Hak Konsumen Sedunia, di Jambi Masih Banyak yang Belum Paham tentang Hak Konsumen

Peringatan Hari Hak Konsumen Sedunia, di Jambi Masih Banyak yang Belum Paham tentang Hak Konsumen

Peringatan Hari Hak Konsumen Sedunia, di Jambi Masih Banyak yang Belum Paham tentang Hak Konsumen
TRIBUNJAMBI/TOMMY KURNIAWAN
Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia (LPKNI) Provinsi Jambi turun ke jalan untuk membagikan selebaran guna mengimbau kepada masyarakat untuk lebih cerdas sebagai konsumen, beberapa waktu lalu 

Peringatan Hari Hak Konsumen Sedunia, di Jambi Masih Banyak yang Belum Paham tentang Hak Konsumen

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - 15 Maret diperingati sebagai hari hak konsumen sedunia. Hal ini diperingati di Indonesia dan 130 negara lainnya.

Apakah anda sudah mengetahui bahwa ada undang-undang perlindungan konsumen nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen republik Indonesia yang berlandaskan pada undang-undang dasar 1945 pasal 5 ayat (1), pasal 21 ayat (1), pasal 27 dan pasal 33.

Mengenai hal ini ketua umum Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI), Kurniadi Hidayat menyampaikan Pengetahuan masyarakat tentang hak konsumen memang masih rendah.

Baca: Tak Perlu Antre, Cukup dengan Aplikasi Mobile JKN, Semua Bisa Dilakukan untuk BPJS Kesehatan

Baca: KPK Soroti 2 BUMD di Provinsi Jambi, Usai Lakukan Pertemuan Tertutup dengan Sejumlah Pejabat Pemprov

Baca: BREAKING NEWS: Diduga Cekcok dengan Istri, Pria di Bungo, Jambi Nekat Gantung Diri Saat Rumah Sepi

Di 2017 jumlahnya 30,3 persen, sedikit meningkat di 2018 yaitu 30,8 persen. Target pemerintah di 2019 ini 32 persen.

"Karena memang sosialisasi dari kementerian pun kurang mengenai perlindungan konsumen. Instansi disperindag juga jarang memberikan sosialisasi. Kami berharap disetiap daerah peringatan hari penting ini diadakan di tiap kabupaten kota," ungkapnya, Jumat (15/3).

Ia menyampaikan beberapa hak konsumen diantaranya hak untuk mendapatkan keamanan, kenyamanan, keselamatan, atas produk makanan maupun jasa.

"Terlebih di Oktober 2019 sudah harus diwajibkan produk halal. Konsumen harus sudah memahami akan hal ini," ujarnya.

Baca: Ruangan Menteri Agama Lukman Hakim Disegel KPK Usai OTT Ketua Umum PPP Gus Romy

Baca: UPDATE Kondisi Zulfirman Syah dan Anaknya WNI Korban Penembakan di New Zealand, Paru-paru Kena

Baca: Setuju 10 Tahun tidak Mutasi, 96 CPNS Formasi 2018 Tanjung Jabung Timur, Terima SK dari Bupati

Sejauh ini laporan yang masuk ke LPKNI di 2018 ada 300 lebih konsumen yang melapor dengan masalah finance, berbankan, investasi bodong, PLN, PDAM, LPG 3 Kg, dan lainnya. Namun yang terbanyak terkait depkolektor yang menarik barang ditengah jalan.

Januari- Maret 2019 ini ada 42 laporan. Ini adalah jumlah data di daerah Jambi, belum di daerah lainnya.

Saat konsumen sudah melapor ke LPKNI tentu ada tindak lanjutan yaitu membantu kepastian hukum.

Baca: Teroris Australia Brenton Tarrant Bombardir Masjid di Selandia Baru, Sudah Dua Tahun Rencanakan Aksi

Baca: Istri Bule, Sosok Zulfirman Syah WNI Korban Penembakan di New Zealand, Diberondong Saat Bersama Anak

"Baru-baru ini yang kami angkat adalah masalah harga yang beredar dengan mata uang yang sudah tidak berlaku. Misalnya harga Rp 70.013 rupiah. Tentu nantinya harga dinaikkan dan konsumen yang dirugikan. Itu sudah kami laporkan di polresta Jambi," paparnya.

LPKNI beralamat di jalan lingkar barat I RT 25, Kelurahan Mayang Mangurai Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi. Bagi anda yang ingin melapor bisa menghubungi 08117447899. (*)

Tulisan dengan judul Peringatan Hari Hak Konsumen Sedunia, di Jambi Masih Banyak yang Belum Paham tentang Hak Konsumen ditulis oleh Nurlailis/Tribun Jambi

Penulis: Nurlailis
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved