Soal Kosan yang Dianggap Meresahkan, Satpol PP Kota Jambi Minta Warga Jangan Main Hakim Sendiri

Kepala Satpol PP Kota Jambi, Yan Ismar mengatakan, sebaiknya warga untuk tidak melakukan penggerebekan secara langsung jika tidak memiliki bukti.

Soal Kosan yang Dianggap Meresahkan, Satpol PP Kota Jambi Minta Warga Jangan Main Hakim Sendiri
Tribunjambi/Rohmayana
Yan Ismar Kasat Pol PP Kota Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebagai kota yang menjadi pusat perdagangan dan jasa di Provinsi Jambi, Kota Jambi memiliki berbagai jenis usaha dan jasa mulai dari hotel, salon, retail, begitu pula dengan kos-Kosan.

Banyaknya kosan di Jambi hal ini karena pusat perguruan tinggi, yang banyak terpusat di Kota Jambi dan juga sebagai pusat perdagangan dan jasa di provinsi Jambi.

Baca: Presiden Jokowi Diminta Berhentikan Sekjen Kementerian ATR BPN, Ini Alasan Kepala BPN Muarojambi

Baca: Prediksi Skor dan Head to Head Juventus Vs Atletico Madrid Live RCTI Nanti Malam di Liga Champions

Baca: Digerebek Berduaan di Kosan, Pasangan Selingkuh Ini Malah Curhat Panjang Lebar ke Petugas

Untuk kosan yang memiliki 10 pintu, pemiliknya diwajibkan membayar retribusi daerah ke BPPRD setiap tahunnya. Sementara kosan di bawah 10 pintu hanya mengurus perizinan kosan dan tidak ada kewajiban membayar pajak.

Dari banyaknya kosan di Jambi, beberapa kosan di Jambi juga sering dikeluhkan warga. Misalnya dengan beberapa SMS yang masuk ke Tribunjambi.com bahwa beberapa kosan mewah di Jambi, seringkali meresahkan warga sekitar. Ini karena banyaknya wanita berpakaian seksi yang sering keluar masuk kosan pada malam bahkan dini hari.

Sementara warga yang merasa resah ingin segera menggerebek kosan yang meresahkan itu.

Kepala Satpol PP Kota Jambi, Yan Ismar mengatakan, sebaiknya warga untuk tidak melakukan penggerebekan secara langsung jika tidak memiliki bukti.

Kejadian ini bisa dilaporkan langsung dengan Satpol PP Kota Jambi, atau kepada pihak yang berwajib. Karena jika warga langsung melakukan penggerebekan dikhawatirkan terjadi keributan sehingga berakibat fatal.

Baca: Skandal Video Mesum, Artis Korea Jung Joon Young Akan Pulang ke Korsel Untuk Jalani Pemeriksaan

Baca: VIDEO: Dipaksa Berhubungan Badan, Begini Kronologi Terapis Pijat Go-Massage Layani Pelanggan di Kos

Baca: Formasi & Daftar Gaji BUMN Rekrutmen 2019, Gaji Lebih Besar dari CPNS, Pegadaian Paling Menggiurkan

"Kalau memang merasa resah langsung telpon saja Satpol PP kota Jambi atau pihak yang berwajib," katanya.

Menurutnya jika ada Kosan yang terbukti melakukan aktifitas prostitusi atau dikosan tersebut terbukti ada yang melakukan zina maka bisa langsung dipidanakan ke pengendalian negeri Jambi.

"Pelaku yang melakukan aktifitas prostitusi bisa dipidanakan, namun jika tidak terbukti maka dilepaskan dengan bersyarat," katanya.(*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved