Sudah Kirim Surat 3 Kali, Pemkot Jambi Masih Tunggu Penyerahan 3 Aset dari Pemprov Jambi

"Sampai saat ini kita masih menunggu. Karenakan asetnya milik Pemprov Jambi. Kita sifatnya menunggu," beber Fasha.

Sudah Kirim Surat 3 Kali, Pemkot Jambi Masih Tunggu Penyerahan 3 Aset dari Pemprov Jambi
tribunjambi/rohmayana
Walikota Jambi, Syarif Fasha 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan, hingga saat ini pemerintah Kota Jambi masih menunggu perkembangan penyerahan pengelolaan tiga aset milik Pemprov Jambi ke Pemkot Jambi.

Tiga aset tersebut adalah jembatan gentala arasy, tugu juang dan Terminal Sijenjang.

"Sampai saat ini kita masih menunggu. Karenakan asetnya milik Pemprov Jambi. Kita sifatnya menunggu," beber Fasha.

Menurutnya, Pemkot siap kapan saja aset tersebut diserahkan pengelolaannya. Dan jika sudah diserahkan, pihaknya akan melaksanakan berbagai rencana pengembangan ke tiga aset tersebut.

Baca: Waste to Energy (WTE) Belum Beroperasi, Pemkot Jambi Tunggu Sertah Terima Aset dari Kementrian

Baca: Kasus Politik Uang Caleg Handayani Ditutup, Beberapa Caleg Sebut ini ke Bawaslu Tanjab Barat

Baca: Video Live Streaming MotoGP Qatar 2019, Live Trans 7 dan TV Online Untuk Nonton Via HP, Go Vinales

"Kalau besok diserahkan kita siap. Kalau sebulan lagi kita siap juga. Kalau satu tahun lagi ya apa boleh buat. Karena bahkan sebenarnya Pemerintah pusat jika melaksanakan pembangunan di daerah,dalam dua tahun akan langsung diserahkan ke pemda," jelasnya.

Fasha mengatakan bahwa Pemkot sudah mengirimkan surat untuk meminta penyerahan pengelolaan aset tersebut sebanyak tiga kali.

"Sampai saat ini belum ada perkembangannya. Kita berharap agar serah terima pengelolaan aset tersebut bisa segera dilaksanakan," katanya.

Baca: TIGA Orang Ini Tembak Kepalanya Sendiri, Anehnya Masih Hidup:Ternyata Ini yang Bikin Tidak Mati

Baca: Diskon Hingga 80 Persen di Sophie Paris, Khusus di Property Expo 2019

Baca: Disulap Jadi Peci dan Topi Koboi, Kulit Kambing Ini Ditangan Syaiful Yani, Jadi Bernilai Ekonomis

Fasha mengatakan bahwa ketiga aset tersebut sebaiknya segera dilakukan mengingat kondisi ketiga aset yang kurang mendapatkan perawatan.

"Seperti di jembatan tersebut harus dilakukan pembersihan rutin dan PKL nya ditata agar lebih bagus dan rapi. Hal yang sama dengan kondisi tugu juang sekarang yang rumputnya sudah tinggi dan kurang terawat," bebernya.

Baca: GALERI FOTO: Tiga Busana Pesta Anak Cantik di Bee Bee Mart Jambi

Baca: 2 Pengedar Narkoba di Mandiangin, Dibekuk Satnarkoba Polres Sarolangun, Satu Pelaku Berusia Lanjut

Baca: Masih Tahap Pengkajian, Pembangunan Ruang Terbuka Hijau di Lahan Bekas Pasar Angso Duo

Begitu juga halnya dengan kondisi Terminal Sijenjang yang dalam keadaan penuh rumput dan menjadi lahan tidur. Menurut Fasha,sejak keluarnya UU 23, terminal harus diserahkan ke Pemprov.

"Terminal itukan sekarang tidak difungsikan. Kami berencana akan membangun pasar. Karena tak jauh dari sanakan ada pasar 46 yang hanya beroperasi di pinggi jalan saja. Kalau kita pindahkan ke terminalkan fungsi pasar lebih maksimak,pedagang dan pembeli juga akan merasa lebih nyaman," katanya. (*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved