2 Pengedar Narkoba di Mandiangin, Dibekuk Satnarkoba Polres Sarolangun, Satu Pelaku Berusia Lanjut

Polres Sarolangun menciduk dua pelaku jaringan pengedar narkoba yakni, EC dan seorang pemuda berambut gondrong WC.

2 Pengedar Narkoba di Mandiangin, Dibekuk Satnarkoba Polres Sarolangun, Satu Pelaku Berusia Lanjut
tribunjambi/wahyu
Dua bandar narkoba di Mandiangin, yang diringkus Polisi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Polres Sarolangun menciduk dua pelaku jaringan pengedar narkoba yakni, EC dan seorang pemuda berambut gondrong WC.

Barang bukti narkoba yang disita dari tangan kedua pelaku yang merupakan warga Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, yaitu 400 gram sabu-sabu.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, S.IK, M.AP melalui Kasat Resnarkoba AKP Tongam Manalu mengatakan, penangkapan kedua pelaku dilakukan Jumat (8/3/2019) sekira pukul 19.30 WIB.

Baca: Operasi Antik 2019, 7 Pengedar Narkoba Diringkus Polres Sarolangun, 2 Diantaranya Target Operasi

Baca: Satu Tower Transmisi Roboh di Kerinci, PLN Akan Segera Lakukan Ini

Penangkapan kedua pelaku kata Tongam, berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa di Desa Bukit Peranginan sering terjadi transaksi narkotika. Berdasarkan informasi tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Sarolangun melakukan penyelidikan di tempat.

Selanjutnya, tim yang dipimpin oleh KBO Resnarkoba Polres Sarolangun, melakukan penelusuran. Dan, berhasil mengamankan pelaku WC di depan Polsek Mandiangin yang saat dilakukan penggeledahan, yang disaksikan oleh ketua RT dan masyarakat sekitar.

Barang bukti yang diamankan Polres Sarolangun, dari dua bandar narkoba di Mandiangin
Barang bukti yang diamankan Polres Sarolangun, dari dua bandar narkoba di Mandiangin (tribunjambi/wahyu)

"Saat itu ditemukan barang bukti berupa dua kantong yang masing-masing berisi serbuk kristal putih bening diduga narkotika jenis sabu, (bruto 2 ons) dan barang lainnya," jelas Kasat Narkoba. Minggu (10/3/2019).

Selain sabu, tim Opsnal juga menyita barang bukti lainnya yaitu satu buah tas kain warna merah, satu potongan kain warna pink, satu helai celana warna hijau, dua lembar kertas di balut lakban warna hitam, satu unit handphone merek Nokia hitam, dan uang tunai sebesar Rp3,5 juta.

Baca: Masih Tahap Pengkajian, Pembangunan Ruang Terbuka Hijau di Lahan Bekas Pasar Angso Duo

Baca: Aksi Gokil Teknisi TNI AU Buat Nurut Jet Tempur Israel, Gunakan Kepala Kerbau & Kain Kafan

Berdasarkan introgasi, selanjutnya tim opsnal melakukan penggeledahan diduga jaringan lain yaitu di rumah kakek tua berinisial EC di desa yang sama.

"Tanpa perlawanan, ditemukan barang bukti berupa satu unit handphone Samsung putih, dan barang bukti lainnya," papar Kasat.

Pelaku dan barang bukti di bawa ke Polres Sarolangun guna penyelidikan lebih lanjut.

Baca: Kolor Ijo Akhirnya Diamankan Warga, Dianggap Meresahkan, Begini Cara Dia Beraksi

Baca: Misi TNI Cari Suku Kanibal Papua, Sintong Terperangkap, Disodori Daging Merah yang Harus Dimakan

Baca: INI Hasil Otopsi 7 Perwira TNI AD Korban G30S: Tak Ada Cungkil Mata dan Potong Alat Kemaluan

"Keduanya melanggar Pasal 114 ayat (2), atau Pasal 112 ayat (2), jo pasal 132 ayat(2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," katanya

Dari hasil penangkapan ini, tim masih mencari jaringan pengedar lainnya yang diduga masih melakukan di seputaran wilayah hukum Sarolangun.(*)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved