Satu Tower Transmisi Roboh di Kerinci, PLN Akan Segera Lakukan Ini

Sabtu malam (09/03/19) terjadi padam aliran listrik di sebagian besar wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh yang diakibatkan oleh robohnya

Satu Tower Transmisi Roboh di Kerinci, PLN Akan Segera Lakukan Ini
istimewa
Tower transmisi yang roboh di Kerinci 

TRIBUNJAMBI.COM - Sabtu malam (09/03/19) terjadi padam aliran listrik di sebagian besar wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh yang diakibatkan oleh robohnya tower transmisi pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) BANGKO - SEI PENUH. Hasil penelusuran petugas PLN, robohnya tower 197 tersebut diakibatkan oleh longsor yang terjadi di puncak bukit di Wilayah Penetai, Muara Emat. Longsornya tanah tersebut mengakibatkan beberapa pohon kayu besar menimpa kabel jaringan SUTT yang ada di lokasi tersebut sehingga tower penyangga kabel pun ikut roboh.

Manajer Komunikasi PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu, Bakri mengatakan bahwa hasil pemantauan tim PLN yang berada di lokasi, dua tower SUTT mengalami rusak berat dan satu tower roboh di Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci. Hal ini menyebabkan pasokan listrik ke Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh terputus.

Bakri menambahkan, besaran beban yang padam adalah sekitar 13.3 MW, dan PLN telah melakukan upaya untuk meminimalisir padam dengan manuver suplai melalui pembangkit-pembangkit swasta (independence power producers/IPP) antara lain: PLTMH WASKITA SKE dan PLTMH WASKITA WSE yang sinkron dengan Gardu Induk SOLOK sebesar 4.5 MW.

"Upaya cepat untuk meminimalisir padam adalah dengan melakukan manuver beban ke pembangkit-pembangkit yang ada, dan Alhamdulillah telah dapat dinyalakan sebesar 4.5 MW, akan tetapi masih ada beban padam 8.8 MW dan ini yang sementara akan dilakukan pengaturan penyalaan secara bergantian", tambahnya.

Selain itu, untuk meminimalkan dampak padam, PLN UIW S2JB juga mendatangkan sebanyak sembilan Genset mobile dari Padang, Bukittinggi, Solok, Palembang, Muara Bungo, dengan total daya mampu sebesar 2.31 MW. Genset ini akan dioperasikan pada lokasi-lokasi vital yang membutuhkan pasokan listrik secara segera.

Selanjutnya, Bakri menjelaskan, dalam upaya untuk memperbaiki kerusakan tower dan saluran transmisi yang terjadi Sabtu lalu, PLN akan mendatangkan peralatan khusus yaitu ERS (Emergency Restoration System) yang akan dimobilisasi dari Bangko, Padang dan Pekanbaru. Rencananya tower ERS ini akan dipasangkan untuk menjadi tower darurat yang akan membentangkan kabel saluran udara tegangan 150 ribu Volt untuk mensuplai Gardu Induk Sungai Penuh.

"PLN berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat proses recovery ini. Diharapkan tower ERS ini dapat segera dipasang untuk menyambungkan kabel yang terputus sehingga suplai listrik dapat segera pulih kembali. Untuk itu, kami berharap dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat terutama terkait lokasi penempatan tower nantinya", tutup Bakri.(min)

Penulis: rahimin
Editor: awang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved