Peran Masyarakat Diperlukan untuk Majukan Pendidikan di Sekolah

"Peran serta masyarakat di sekitar sekolah merupakan hal utama dalam mengelola manajemen sekolah," kata wakil dekan BAKSI FKIP Universitas Jambi,

Peran Masyarakat Diperlukan untuk Majukan Pendidikan di Sekolah
tribunjambi/syamsul bahri
Peran masyarakat saat Pemilu 2019 mendatang, diharapkan majukan sekolah 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

 TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Peran masyarakat sangat penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. Lingkungan sekolah sangat perlu tangan-tangan terampil dalam membantu sekolah sehingga mencapai visi misi sekolah yang sudah direncanakan.

Menyikapi hal itu, Universitas Jambi (UNJA) dan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melalui Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai mitra Tanoto Foundation Provinsi Jambi melaksanakan pelatihan bagi kepala sekolah, guru dan komite sekolah. Total 74 peserta yang berasal dari 18 sekolah dan madrasah mitra LPTK Universitas Jambi dan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Baca: Silpa 2018 akan Dimanfaatkan di APBD-P 2019, Segini Angkanya

Baca: INILAH Peruntungan Kecocokan Bisnis Setiap Shio di Tahun Babi Tanah 2019, Silakan Cek Shio Anda

Baca: Dua Tower PLN Roboh, Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Terputus, Listrik Mati Total

Pelatihan ini merupakan lanjutan dari rangkaian Program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (PINTAR) yang telah dimulai sejak tahun 2018 lalu dengan mengadakan pelatihan Pembelajaran aktif, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan budaya baca.

Materi yang dilatihkan kepada komite sekolah adalah mengidentifikasi manfaat peran serta masyarakat dalam meningkatkan mutu pembelajaran, mengiventarisasi jenis peran serta masyarakat. Serta mengidentifikasi cara mendorong peran serta masyarakat.

"Peran serta masyarakat di sekitar sekolah merupakan hal utama dalam mengelola manajemen sekolah," kata wakil dekan BAKSI FKIP Universitas Jambi, Syahrial, beberapa waktu lalu.

Kata dia, sesuai dengan UU No 20 Tahun 2003 Pasal 54 Ayat 1 Tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan.

Pada Ayat 2 menyatakan bahwa masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan. "Saya mengharapkan kepala sekolah, pengawas dan komite sekolah yang hadir di acara ini mampu berselaras dengan visi dan misi sekolah,” katanya.

Baca: Kolor Ijo Akhirnya Diamankan Warga, Dianggap Meresahkan, Begini Cara Dia Beraksi

Baca: Angel Vanessa Digerebek Asik Bercumbu dengan Pria 20 Tahun, Terkuak Hubungan Keduanya Sejak SD

Lanjutnya, pentingnya dukungan masyarakat pada sekolah untuk mencapai keberhasilan pembelajaran perlu didorong secara massif. Namun hal ini bergantung kepada bagaimana cara sekolah dalam melibatkan masyarakat sesuai dengan potensinya masing-masing.

"Melalui Progam ini, kepala sekolah, guru dan komite sekolah didorong untuk mempunyai program kerja yang berkelanjutan dan juga paham dengan fungsi kerja dari masing-masing pihak," kata dia.

Baca: Dua Tower PLN Roboh, Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Terputus, Listrik Mati Total

Baca: WANITA Pengantin Baru Ini Dirudapaksa Oleh Ayah Mertua : Lalu Adegannya Direkam Kakak Iparnya

Baca: Jumpa Pers, Syahrini Ungkap Suaminya, Reino Barack, PDKT Saat Syahrini Ada Pria Lain

Teacher Training Institute Tanoto Foundation Jambi, Sofnidar mengatakan, saat ini masyarakat bisa membantu sekolah dan madrasah tidak harus dalam bentuk uang atau materi, tetapi bisa dalam bentuk gagasan atau ide untuk memajukan sekolah.

”Semua pihak bisa dilibatkan untuk membangun dan mengembangkan sekolah dengan partisipasi dalam bentuk sumbangan pemikiran dan keahlian. Contoh sumbangan pemikiran, ketika sekolah sedang menyusun rencana kerja sekolah (RKS), hingga rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS). Masyarakat bisa memberikan masukan, ide-ide atau pemikirannya untuk kemajuan sekolah,” tegasnya.

Baca: Angsuran Rumah Subsidi Flat di BRI Syariah, Sesuai Kesepakatan Awal

Baca: Progres Pekerjaan Fisik Buka Jalan Baru TMMD ke 104 Kodim Kerinci Mencapai 85 Persen

Ansori, kepala SDN 47 kota Jambi mengaku terbantu dengan pelatihan yang fokus pendekatannya pada masyarakat, "Masyarakat jadi terbuka pola pikirnya, mereka semakin yakin untuk membantu masyarakat, asalkan ada keterbukaan," katanya. (*)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved