Ini 3 Poin yang Dijanjikan Pemkot atas Tuntutan Pedagang Talang Banjar yang Demo di DPRD Kota Jambi

"Kita juga minta pembeli kooperatif agar tidak membeli kepada pedagang yang ada di pinggir jalan,"

Ini 3 Poin yang Dijanjikan Pemkot atas Tuntutan Pedagang Talang Banjar yang Demo di DPRD Kota Jambi
tribunjambi/rohmayana
Wakil Walikota Jambi, Maulana yang menerima perwakilan pedagang Pasar Talang Banjar, yang berunjuk rasa di DPRD Kota Jambi, Rabu (27/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Puluhan pedagang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD kota Jambi, Rabu (27/2/2019). Mereka menuntut agar pedagang yang berjualan di sepanjang jalan Pasar Talang Banjar pindah ke dalam.

Tuntutan tersebut ditanggapi langsung oleh Wakil Walikota Jambi Maulana dan Kepala Disperindag Kota Jambi, Komari.

Muliana, seorang pedagang ikan es mengatakan, sejak dipindahkan ke Pasar Talang Banjar Baru, dua bulan lalu, dirinya merugi hingga Rp6 juta.

Baca: Pedagang Pasar Talang Banjar, Unjuk Rasa ke DPRD Kota Jambi, Ini Tuntutan Mereka

Baca: Selamat Tiga Kali dari Eksekusi Mati, karena Algojo Selalu Melakukan Hal Ini: Berikut kisahnya

Baca: VIRAL Warga Negara Asing (WNA) Punya E-KTP, Mereka Mendapatkan Fasilitas Ini Dari Negara

Karena banyak pedagang yang masih berjualan di depan jalan. Sehingga pembeli enggan masuk ke dalam.

"Jadi kalau tidak ada yang beli, ikan yang tidak laku langsung dibuang. Kami jualan ikan es," kata Muliana.

Sementara fasilitas di dalam Pasar Talang Banjar juga tidak memadai. Seperti lampu yang sering mati, area parkir yang belum memadai, serta jalan yang masih sempit.

"Pasar ini seperti dibuat asal jadi, dan sembarangan," ujarnya menambahkan.

Pedagang yang berunjuk rasa di luar gedung DPRD Kota Jambi
Pedagang yang berunjuk rasa di luar gedung DPRD Kota Jambi (tribunjambi/rohmayana)

Sementara, Wawako Maulana mengatakan, akan segera menanggapi pernyataan sikap para pedagang. Diantaranya akan segera menertibkan pedagang yang berada di sepanjang Jalan Orang Kayo. Kedua akan menindak pedagang yang masih berjualan di pintu utama masuk arah pasar rakyat Talang Banjar, ketiga akan melihat mana saja fasilitas di Pasar Talang Banjar yang belum memadai.

"Siang ini akan segera kita tindak-lanjut pernyataan sikap dari para pedagang ini. Karena desakan dari pedagang, ini juga merupakan bagian dari program pemerintah. Dengan adanya dorongan dari pedagang ini, maka kita akan semakin mudah menindak," papar Wakil Walikota Jambi.

Baca: Copa del Rey Real Madrid vs Barcelona, Ini Statistik Pertandingan dan Prediksi Skor El Clasico

Baca: JUARA AFF U-22. Pemain Timnas Indonesia Banjir Bonus, Kapten Timnas Thailand Kecewa, Kok Bisa?

Baca: UTBK SBMPTN 2019 Dibuka 1 Maret 2019, Pelajari Dua Materi Tesnya!

Baca: Banyak Desa Kekurangan Air Bersih di Batanghari, 2019 Dapat Bantuan 2 Sumur Bor Air dari Kementerian

Bahkan pihaknya akan segera membuat Peraturan Walikota (Perwal) mengenai pedagang yang masih berjualan di sepanjang jalan. Karena dianggap mengganggu arus lalu Lintas.

"Kita juga minta pembeli kooperatif agar tidak membeli kepada pedagang yang ada di pinggir jalan," sebut Maulana.

Meskipun sudah ada kesepakatan pemerintah untuk segera menindaklanjuti. Namun pedagang akan melihat hasilnya dalam tiga hari ke depan.

Kata Amir Akbar, Ketua aksi unjuk rasa pedagang, jika dalam tiga hari ke depan tidak ada hasil apa-apa, maka pedagang yang di dalam akan pindah ikut berjualan di depan. (*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved