Ini Rencana Pemkab Sarolangun Rekrutmen P3K Tahap Kedua, Terungkap Alasannya

Bupati mengatakan sudah melayangkan surat ke Kemenpan RB untuk meminta dispensasi, agar bisa menjaring para tenaga honorer yang sudah lama mengabdi...

Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Duanto AS
Tribunnews
Cara daftar PPPK atau p3k 2019 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan melakukan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK/P3K) tahap kedua pada 2019.

Untuk rekrutmen P3K tahap pertama, Pemkab Sarolangun tidak akan melakukan. Itu karena masalah penganggaran yang belum siap oleh daerah.

"Perekrutan P3K saya sudah kirim surat ke kementerian. Masalah penganggaran kita belum siap. Mungkin kita akan tahap kedua, karena ada tahap pertama dan kedua. Untuk melakukan perekrutan itu, dan juga menyiapkan anggarannya itu yang penting, itu dilakukan oleh pusat," kata Bupati Sarolangun, Cek Endra.

Bupati mengatakan sudah melayangkan surat ke Kemenpan RB untuk meminta dispensasi, agar bisa menjaring para tenaga honorer yang sudah lama mengabdi bisa menjadi P3K.

Karena, bisa dipastikan jika para honorer yang sudah lama mengabdi tersebut tidak akan bisa lulus tes, apalagi tesnya seperti tes CPNS yang baru-baru ini dilaksanakan.

"Kita memprioritaskan kalau memang ada dispensasi, honorer kita yang lama lama ini terjaring, itu yang penting bagi saya, peningkatan kesejahteraan pegawai kita yang sudah lama menjadi honorer. Kita minta dispensasi mumpung ada kebijakan pemerintah untuk mengangkat pegawai honorer. Kami minta pegawai yang sudah lama mengabdi ini, kalau nanti ada penerimaan honorer baru tambah berat beban daerah," katanya.

Baca Juga:

 Skor Debat Capres 2019 Kedua Jokowi Vs Prabowo, Ini Faktor yang Disebut Bikin Unggul Telak

 Nasib Jenderal yang Menegur Soeharto di Meja Biliar, Benny Dapat Pembalasan Tragis Kemudian Hari

 Orang Pendek Berkaki Terbalik yang Hidup di Hutan TNKS Kerinci Jambi, Catatan Marco Polo 1292

 VIDEO VIRAL: Tamu Dibawa Pakai Perahu saat Pelaminan Pernikahan Kebanjiran, Pesta Jalan Terus

Selain itu, ia juga berharap khusus kepada para honorer yang sudah lama mengabdi tersebut bisa lulus secara otomatis dengan melihat pengangkatan honorernya.

Karena dalam kewenangan, daerah tidak bisa memberikan dispensasi dalam hal ini, karena yang menyelenggarakan adalah pemerintah pusat.

"Inikan program daerah, tapi pusat punya aturan, beban anggaran semua balik ke bupati, ini yang tidak per kemarin kami sampaikan di Batam, para bupati protes, pusat yang netes, sementara anggarannya di daerah kan. gak ada kewenangan bupati untuk memberikan dispensasi," katanya.

"Mudah-mudahan dengan adanya program ini kita diberikan sedikit kemudahan terutama meningkatkan kesejahteraan honorer yang lama, ikut tes dan lulus atai dak usah pakai tes, yang honorer tahun sekian, ya sudah otomatis lulus, kalau di tes mau pensiun tidak akan lulus," kata Cek Endra.

IKUTI IG KAMI YUK ...

 Tanah Prabowo Subianto Ditembak Jokowi, Ini Daftar Aset Capres Nomor 02 Senilai Rp 1,9 Triliun

 Adu Jurus Gerakan Manipulatif Tingkat Tinggi Jokowi Vs Prabowo? Analisis dari Pakar Bahasa Tubuh

 Profil Profesor Intelijen Kopassus dan Profesor Siber Polri, Sama-sama Pangkat Jenderal Senior

 Perang Tagar, #JokowiBohongLagi dan #02GagapUnicorn Saingan jadi Trending Topik, Kedua Kubu Beradu

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved