2 Opsi yang Dapat Dilakukan Parpol pada Caleg Eks Koruptor dari Sekjen PPP

Terlebih setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan 49 calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) eks koruptor.

2 Opsi yang Dapat Dilakukan Parpol pada Caleg Eks Koruptor dari Sekjen PPP
grafis rian/tribun jambi
ilustrasi pileg 

2 Opsi yang Dapat Dilakukan Parpol pada Caleg Eks Koruptor dari Sekjen PPP

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani menuturkan bahwa dewan pimpinan pusat (DPP) suatu parpol dapat melakukan dua opsi terkait komitmen mendukung upaya pemberantasan korupsi.

Terlebih setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan 49 calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) eks koruptor.

Menurut Arsul, meski 49 caleg eks koruptor tak bisa lagi dicoret dari Daftar Caleg Tetap, namun DPP dapat meminta seluruh struktur organisasi partai agar tidak mendukung caleg tersebut.

Baca: Dana Kampanye Jokowi-Maruf Rp 55,9 Miliar, Prabowo-Sandiaga Rp 99,7 Miliar, Penyumbang Terbesar?

Baca: KPU Umumkan Dua Caleg DPRD Provinsi Jambi Eks Koruptor, Ini Kasus Abdul Fattah dan Nasrullah Hamka

Baca: Ahok BTP Dukung Caleg dari Partai Banteng, Apakah Kata Djarot Soal Gabung ke PDIP Bakal Terwujud?

"Seandainya di PPP ada, asumsinya ada yang kelewatan dan baru ditemukan, kita (DPP) tinggal menyatakan bahwa pertama kita minta struktur partai tidak mendukung yang bersangkutan (caleg eks koruptor)," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Opsi kedua, lanjut Arsul, yakni DPP meminta para konstituen atau pendukung partainya agar tidak memilih caleg eks koruptor yang diumumkan oleh KPU.

"Kedua, kita minta para konstituen kita untuk tidak milih dia (caleg eks koruptor). Itu yang bisa dilakukan. kalau mencoret kan tidak bisa," kata Arsul.

Dari data yang dihimpun KPU, terdapat 49 nama caleg eks koruptor yang terdiri dari 40 caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan 9 caleg Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019, ada 12 partai yang terdapat eks koruptor dalam daftar calegnya.

Tiga partai yang paling banyak mendaftarkan caleg eks koruptor, yakni Partai Golkar (8 caleg), Partai Gerindra (6 caleg), dan Partai Hanura (5 caleg).

Halaman
1234
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved