Ustaz Arifin Ilham dan Tentang Penyakit Kanker Nasofaring: Penyebabnya Bisa dari Air Liur
Arifin Ilham memang punya sejarah penyakit kanker nasofaring dan getah bening stadium 4.
Penulis: Nani Rachmaini | Editor: Nani Rachmaini
Ustaz Arifin Ilham dan Penyakit Kanker Nasofaring: Virus Penyebabnya Bisa Muncul dari Air Liur
TRIBUNJAMBI.COM - Ustaz Arifin Ilham kini tengah dirawat karena sakit yang dideritanya.
Alvin Faiz putra Arifin Ilham menyebut sakitnya sang ayah kali ini bukan karena kanker nasofaring yang pernah diderita.
Arifin Ilham memang punya sejarah penyakit kanker nasofaring dan getah bening stadium 4.
Yang pernah membuat dokter terheran-heran karena dalam waktu dua bulan, kankernya dinyatakan dokter telah hilang.
Nah apa itu kanker nasofaring? Berikut ini penjelasan dari blog dokter helloSEHAT:
Baca: Hoax Meninggal, Penyakit Ustaz Arifin Ilham Juga Bukan Kanker, Ini Kondisi Terbaru dari Alvin Faiz
Baca: Fachrori Umar Boleh Kampanye untuk Putrinya di Pileg 2019, Ini Syaratnya Menurut Panwaslu
Baca: Lion Air Tunda Kebijakan Bagasi Berbayar, Ini Penjelasan Manajemen, Penumpang Merasa Keberatan
Faktanya kanker nasofaring adalah kanker yang mematikan.
Kanker nasofaring adalah jenis kanker yang menyerang bagian saluran pernapasan yang terletak di atas faring (tenggorokan) dan di belakang hidung.

Meski termasuk jenis kanker yang jarang terjadi, kanker nasofaring cukup mematikan jika tak ditangani dengan baik.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diketahui bahwa ada sebanyak 80 ribu kasus kanker nasofaring baru setiap tahunnya.
Jika dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, angka ini relatif kecil.
Penyakit ini terjadi akibat adanya gangguan pertumbuhan pada sel dan akhirnya mengubah sel menjadi sel kanker.
Kanker nasofaring sendiri, belum diketahui secara pasti apa penyebabnya.
Namun, para ahli menyatakan bahwa ada beberapa faktor risiko yang bisa menimbulkan penyakit ini, yaitu:
1. Memiliki anggota keluarga yang pernah mengalami jenis kanker ini.
2. Terpapar virus Epstein-Barr (EBV)
3. Terpapar virus Human papilloma (HPV)
4. Sering mengonsumsi makanan yang diasinkan.