Program WTE Belum Bisa Difungsikan, Pemkot Tunggu Serahterima dari KLHK

Pemerintah Kota Jambi, saat ini hanya tinggal menunggu serah terima dari kementerian terkait pengoperasian proyek tersebut.

Program WTE Belum Bisa Difungsikan, Pemkot Tunggu Serahterima dari KLHK
tribunjambi/rohmayana
Pemkot Jambi, segera memfungsikan Program WTE, namun masih menunggu serahterima dari Kementrian LKHK 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Proyek waste to energy (WTE) di Kota Jambi, yang di bangun UCLG melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan segera difungsikan.

Pemerintah Kota Jambi, saat ini hanya tinggal menunggu serah terima dari kementerian terkait pengoperasian proyek tersebut. Proyek itu dibangun persis di samping Pasar Talang Banjar Baru.

"Untuk pengelolaan ke depan, kita tinggal menunggu serah terima aset nya dari kementerian kepada Pemerintah Kota Jambi. Setelah itu, baru kita operasikan secara utuh," sebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Ardi, Senin (7/1/2019).

Baca: Perselingkuhan Oknum Satpol PP Bungo yang Digerbek Isterinya di Bulian, BKPSDM Panggil Kasat Pol PP

Baca: Nunggak BPJS Rp6 Juta. Herman, Penderita Stroke di Jaluko Minta Pemerintah Bantu Bayarkan

Baca: Diisukan Terima Pungli, Ganjar Pranowo: yang Bikin Saya Gondok adalah, Katanya Uang Itu untuk Saya

Ardi mengatakan, keberadaan proyek tersebut nantinya bisa mengubah sampah-sampah organik yang dihasilkan oleh pedagang di pasar Talang Banjar untuk dijadikan energi listrik dan gas.

Menurut Ardi, pihaknya sudah mengedukasi pedagang yang ada di Talang Banjar melalui himbauan agar bisa memilah sampah organik dan nonorganik sebelum dibuang ke tempat sampah.

"Seharusnya dari sekarang sudah dilakukan pemilahan, jadi pada saat proyeknya di jalankan mereka sudah terbiasa," katanya.

Tampak lokasi gedung pasar talang Banjar yang baru, Pebruari 2018
Tampak lokasi gedung pasar talang Banjar yang baru, Pebruari 2018 (tribunjambi/rohmayana)

Untuk sementara, kata Ardi, karena proyek tersebut belum difungsikan maka sampah-sampah yang dihasilkan oleh pedagang di pasar Talang Banjar diarahkan ke TPA Talang Gulo.

Sementara itu Walikota Jambi, Syarif Fasha mengatakan, bahwa Pasar Talang Banjar Baru nantinya akan dijadikan pasar tradisional dan modern. Selain dilengkapi dengan WTE, pasar ini juga akan dilengkapi tempat ibu menyusui.

"Fasilitas lain seperti mushola juga akan dibangun, kerjasama dengan pihak ke 3," ujarnya.

Kata Fasha untuk saat ini suplai listrik di Pasar Talang Banjar tersebut masih mengandalkan dari PLN.

Baca: Iming-Iming Bisa Hantarkan Masuk Surga dan Menikahi Korban, Kanjeng Sultan Setubuhi Gadis SMA

Baca: VIDEO: BMKG Masih Terapkan Zona Waspada Tsunami di Selat Sunda 500 Meter dari Tepi Pantai

Baca: Wanita Suku Himba Oleskan Bubuk Batu ke Tubuh, Tetap Lembab dan Bersih Meski Tak Pernah Mandi

"Sudah kita uji coba kemarin, dan lampunya menyala semua. Kita sediakan 50.000 watt," ujarnya.

Fasha menambahkan, jika produksi sampah nanti sudah dihasilkan dari para pedagang, maka segera pemerintah akan mengoperasionalkan proyek WTE tersebut.

"WTE juga sudah pernah kita uji coba, dan hidup. Tinggal menunggu produksi sampah organik saja, begitu sudah ada, langsung kita alirkan ke sini," jelasnya. (*)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved