Pembelaan, PH Sebut Kerugian Negara DD Desa Batang Aburan Tebo, Harusnya Dikurangi Rp112,4 Juta

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Erika Sari Emsah Ginting, Tarmizi menyampaikan pledoi melalui penasihat hukumnya, Misdalena.

Pembelaan, PH Sebut Kerugian Negara DD Desa Batang Aburan Tebo, Harusnya Dikurangi Rp112,4 Juta
tribunjambi/mahreza
Tarmizi, menjalankan sidang di Pengadilan Tipikor Jambi, dengan agenda pembacaan Pledoi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terdakwa perkara dugaan penyalahgunaan dana Desa Batang Aburan Tebo, Tarmizi, membacakan nota pembelaannya (pledoi) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambo, Senin (7/1/2019).

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Erika Sari Emsah Ginting, Tarmizi menyampaikan pledoi melalui penasihat hukumnya, Misdalena.

Baca: Pemkot Gelar Upacara HUT Pemprov Jambi Ke 62, Sy Fasha Minta Pemprov Perhatikan Aset

Baca: Peredaran Meningkat, Pengguna Narkoba di Tanjabtim Juga Meningkat

Dalam pledoinya, PH menganggap terdakwa bersikap baik di persidangan dan merupakan kepala rumah tangga. Selain itu, PH juga menganggap kerugian negara sebesar Rp 160.769.500 dapat dikurangi dengan Rp 112.400.000.

Angka tersebut diperolehnya dari pengalihan dana PHBI ke enam madrasah sebesar Rp 26.400.000 dan pengadaan dua objek tanah kas desa dengan nilai total Rp 86.000.000.

"Untuk itu, kami mohon majelis hakim untuk menyatakan terdakwa Tarmizi tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dalam dakwaan primer dan subsider," katanya.

Baca: STTP Kampanye tidak Diserahkan, Bawaslu Catat dan Panggil Caleg Bersangkutan

Baca: Malam Apresiasi Seni Budaya Jambi, Fachrori: Ini Upaya Melestarikan Budaya-budaya Jambi

Baca: Malam Apresiasi Seni Budaya Jambi, 3 Tokoh Seni Terima Apresiasi

Namun, jika majelis berpendapat lain, PH mengharapkan hukuman yang seringan-ringannya.

Menanggapi pledoi tersebut, tim jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Tebo menyatakan tetap pada tuntutan.

Dalam sidang yang akan datang, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jambi akan membacakan vonis untuk terdakwa.

Sebelumnya diwartakan, terdakwa Tarmizi dituntut penjara selama tiga tahun dan denda Rp 50 juta, subsider tiga bulan kurungan. Tidak hanya itu, dia juga menuntut terdakwa membayar uang pengganti Rp 160 juta dengan subsider penjara 1 tahun 6 bulan kurungan.

Baca: Mega Sebut Dirinya dan Prabowo Berteman Baik, Kok Anak Buahnya Gitu Ya?

Baca: Ruben Onsu Tanggapi Kasus Prostitusi Artis, Yang Begituan Nggak Cuma Artis Doang

Baca: Rp 50 Juta dalam Celengan Lenyap, Rumah Mantan Kades di Batang Asai Dimasuki Pencuri

Tuntutan itu sebagaimana dakwaan subsider, pasal 3 Jo pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sekadar informasi, Tarmizi selaku kepala desa Aburan Batang Tebo, Tebo Tengah, menerima Alokasi Dana Desa dari Pemerintah Kabupaten Tebo sebesar Rp 601.526.000 berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tebo nomor 166 tahun 2015, yang dicairkan sebanyak tiga kali.

Namun, dana itu tidak dialokasikan sebagaimana mestinya sehingga berdasarkan audit BPKP Perwakilan Jambi, terdapat kerugian sebesar Rp 160.769.500.(*)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved