Rela Tinggalkan ITB saat Lihat Aksi Kopassus, Doni Monardo, Sosok Kepala BNPB Baru Pilihan Jokowi

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Doni Monardo akan dilantik jadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Serambi Indonesia
Sosok Doni Monardo, Jenderal yang Bersinar di Kopassus Hingga Ditugaskan di Watannas 

Siapa sangka, rekam jejak dari Doni Monardo, sosok yang dipilih Jokowi sebagai Kepala BNPB ini dulunya memiliki banyak pengalaman di militer Indonesia

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Doni Monardo akan dilantik jadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Willem Rampangilei, Rabu (2/1/2019).

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan melantik Letnan Jenderal (Letjen) Doni Monardo menjadi Kepala BNPB.

Pelantikan Letnan Jenderal Doni Monardo sebagai Kepala BNPB dibenarkan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi.

"Pak Doni besok dilantik jadi kepala BNPB," ujar Johan Budi saat dihubungi, Jakarta, Selasa (1/1/2019).

Baca Juga:

Akan Dilantik Jokowi Jadi Kepala BNPB, ini Rekam Jejak Doni Monardo yang Pernah Jadi Danjen Kopassus

Paskal Pasukan Khusus Malaysia yang Dilatih Kopaska, Kenakan Baret Ungu Kagum Dengan Marinir TNI AL

Hal Aneh Terlihat Saat Erix Soekamti Berkunjung ke Makam Andi Seventeen dan Menanyakan Formasi Baru

Kisah Doni Sebagai Dan Yon 11 Grup Kopassus Serang

Mengenal Lebih Dekat Letjen TNI Doni Monardo
Mengenal Lebih Dekat Letjen TNI Doni Monardo (Tribunners)

Kisah ini ditulis langsung oleh Egy Massadiah yang diunggah di Tribunners pada hari Sabtu, 12 Mei 2018.

Berikut cerita Egy saat bertemu Doni Monardo

"Sekitar akhir tahun 1997 saya berjumpa pertama kali dengan Mayor Doni Monardo, Dan Yon 11 Grup 1 Kopassus Serang Banten.

Kala itu kompleks Kesatriaan Kopassus Serang belum begitu rimbun dan teduh.

Secara tidak sengaja saya menawarkan ke Mayor Doni untuk menanam pohon palem di sepanjang jalan dalam kompleks.

Alasannya sederhana, seorang kawan punya pembibitan palem di Bogor yang saat itu sedang over kapasitas, dan bibit itu perlu segera ditanam. Kalau tidak bibit palem tersebut akan terlantar sia sia.

Gayung bersambut. Dengan truk pinjaman dari Grup 1 bersama beberapa anggota kopassus yang dikoordinir Kapten Hasan (Pasi Intel asal Lampung) dan Letnan Jamal (dulu pengurus koperasi Grup 1) kami memboyong ratusan bibit tanamam palem dari Bogor ke Serang.

Nah jika Anda berkunjung ke Grup 1 Kopassus dan menemukan tanaman palem yang rindang maka itu adalah buah karya gotong royong Mayor Doni bersama jajarannya.

Masjid di Kuta

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved