Kisah Heroik Kopassus Bebaskan Bocah yang Ditangkap Tentara Zionis Israel Tanpa Pertumpahan Darah

Bocah berusia 15 tahun itu ditangkap lantaran melempari pagar perbatasan Israel dengan batu.

Editor: hendri dede
AFP
ilustrasi.Pasukan Israel berbaring selama latihan militer di pangkalan militer 

Kisah Kopassus Bebaskan Bocah yang Ditangkap Tentara Zionis Israel Tanpa Pertumpahan Darah

TRIBUNJAMBI.COM - Termaktub secara eksplisit di UUD 1945 'ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,

perdamaian abadi dan keadilan sosial' maka Indonesia berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia.

Contoh paling nyata implementasi hal di atas ialah Kontingen Garuda Pasukan Perdamaian Indonesia paling banyak di PBB.

Salah satu pasukan perdamaian Indonesia yakni The United Nations Interim Force in Lebanon atau UNIFIL.

Baca: Sudah Dibuka KPK, Pengaduan Korupsi Bisa Lewat Layanan Call Center 198, Ini Syarat Laporannya

Baca: Berusaha Melerai, 2 Personel TNI Terjebak di Pertempuran Tank Merkava dan Heli Apache di Lebanon

Baca: Kerap Terjadi Pemadaman Listrik di Batanghari, Ini Tanggapan PLN Rayon Batanghari

Baca: 2 Wisatawan Nyaris Jadi Korban Keganasan Ombak Parangtritis, Tim SAR Berjibaku Menyelamatkan

Dikutip dari Kopassus untuk Indonesia dan Tribun Jambi, Selasa (1/1), ada kisah menarik di mana personil UNIFIL dari Indonesia Battalion (Indobatt) bernama Mayor Yudha Airlangga dari Kopassus harus bersinggungan dengan tentara Zionis Israel.

Mayor Yudha sendiri tergabung dalam Kontingen Garuda XIII-A.
Mayor Yudha ingat betul ketika dirinya mendapat penugasan sebagai tentara PBB di Lebanon.

Suatu saat ada seorang bocah Lebanon ditangkap oleh tentara Zionis Israel.

Bocah berusia 15 tahun itu ditangkap lantaran melempari pagar perbatasan Israel dengan batu.

Mengetahui hal tersebut, maka Mayor Yudha dan rekan-rekannya mencoba membebaskan bcah tersebut.

Namun dengan cara diplomasi lantaran mereka adalah pasukan perdamaian PBB.

Kontingen Garuda UNIFIL sedang lakukan latihan perang 

Baca: Tanggapi Usulan Tes Baca AlQuran, BPN: Prabowo Bukan Tokoh yang Pencitraan Salat di Depan Kamera

Baca: Tunggakan Pelanggan Rp 17 Miliar, PLN Jambi Putus Sambungan, Terbanyak Rumah Tangga

Baca: Tiga Korban Tewas Longsor di Cimapag Sukabumi Ditemukan Pagi Ini, 21 Orang Masih Hilang

Baca: Begini Kabar Terbaru Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi, Ketemu dengan Sekjen DPP PAN, Bahas Ini

Baca: Jelang Big Match Liverpool vs Manchester City, Ini Prediksi dari Dua Kubu yang akan Habis-habisan

Singkat cerita, tim dari Kontingen Garuda mendatangi pos militer Israel dan berbicara persuasif dengan mereka.

Personil Kontingen Garuda mencoba meyakinkan tentara Israel bahwa pelaku hanya bocah dibawah umur.

Mayor Yudha mengatakan agar masalah ini tak diperpanjang dan lepaskan saja bocah itu.

ilustrasi.Gadis Palestina serang tentara Israel
ilustrasi.Gadis Palestina serang tentara Israel (Mynewshub)

Namun permintaan pasukan Indonesia tak digubris begitu saja oleh tentara Israel.

Butuh negosiasi berjam-jam meyakinkan para tentara Zionis keras kepala itu.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved