2 Wisatawan Nyaris Jadi Korban Keganasan Ombak Parangtritis, Tim SAR Berjibaku Menyelamatkan
Peringatan dini tentang gelombang tinggi itu dikeluarkan oleh BMKG pada Senin (31/12/2018) pukul 04.42 WIB.
2 Wisatawan Nyaris Jadi Korban Keganasan Ombak Parangtritis, Petugas SAR Berjibaku Menyelamatkan
TRIBUNJAMBI.COM - BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait adanya gelombang tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia.
Peringatan dini tentang gelombang tinggi itu dikeluarkan oleh BMKG pada Senin (31/12/2018) pukul 04.42 WIB.
Peringatan dini ini berlaku hinggga Kamis (3/1/2019) pukul 07.00 WIB mendatang.
Di antara peringatannya adalah gelombang tinggi 2,5 - 4 m yang berpeluang terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa Barat hingga NTB.
Baca: Perubahan Fisik Anak Krakatau Terdeteksi, TNI AL Temukan 2 Retakan Baru, Warga Diimbau Waspada
Baca: Tiga Korban Tewas Longsor di Cimapag Sukabumi Ditemukan Pagi Ini, 21 Orang Masih Hilang
Baca: Potret Transformasi Ricky Cuaca yang Berhasil Turun 38 Kg, Lihat dari Mulai yang Chubby Hingga Kurus
BMKG pun menghimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.
Tetapi, peringatan seperti itu sepertinya tidak diindahkan oleh beberapa orang.
Baru-baru ini video upaya Tim SAR berusaha menyelamatkan 2 wisatawan yang sempat tergulumg ombak di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta (1/1/2019) beredar di media sosial.
Mengutip TribunJogja.com, 2 wisatawan yang terseret ombak tersebut adalah Agil Sutopo (16) dan Ismiyati (25) keduanya merupakan warga Klaten yang sedang berlibur ke Pantai Parangtritis.
Mereka nyaris menjadi korban ganasnya ombak di Pantai Parangtriris saat bermain di laut sekira pukul 11.30 WIB.

Tim gabungan Basarnas Yogyakarta menyelamatkan wisatawan yang nyaris terseret ombak di Pantai Parang
Menurut Komandan Satlinmas SAR Kabupaten Bantul, Arif Nugraha, seperti dikutip dari TribunJogja.com, kejadian bermula ketika 2 wisatawan tersebut asyik bermain di laut di area Pantai Parangtritis.
Petugas SAR sebenarnya telah menghimbau wisatawan untuk tidak bermain air terlalu ke tengah laut.
Tetapi, imbauan tersebut tidak diindahkan.
Akhirnya korban pertama terseret ke tengah, lalu korban kedua yang berusaha menolongnya justru ikut terseret.
"Akhirnya satu korban terseret arus balik ke tengah dan tenggelam."