Kisah "Hantu" Kebesaran Sir Alex Ferguson, Blunder Guardiola dan Gagalnya Si Tuan Spesial
Upaya ini berakhir dengan cara yang paling aduhai konyolnya. Guardiola gagal menangkap maksud Sir Alex.
Kisah Hantu Kebesaran Sir Alex Ferguson, "Blunder" Guardiola dan Gagalnya Si Tuan Spesial
TRIBUNJAMBI.COM -Satu malam pada Desember yang bersalju, sepekan menjelang Natal tahun 2012, Josep Guardiola bertemu Sir Alex Ferguson.
Mereka makan malam di New York Restaurant, Harbor Spring, di mana dari jendelanya terpampang pemandangan Teluk Little Traverse.
Guardiola saat itu dalam masa "mengasingkan diri", mencoba masuk kembali ke dalam ketenangan jiwa setelah melewati empat musim penuh hiruk pikuk di Barcelona.
Tentu saja ini bukan makan malam biasa. Ini makan malam "politik".
Sir Alex berencana mengakhiri perjalanan panjang bergelimang 38 gelar di Old Trafford, dan dia telah mendapat restu dari manajemen Manchester United untuk mencari pengganti yang prospektif.
Baca: Hormati yang Ibadah, Wabup Minta Masyarakat Jangan Berlebihan, Peringati Malam Pergantian Tahun
Baca: Inneke Koesherawati Akui Pernah Gunakan Bilik Asmara Lapas Sukamiskin,Ini Ceritanya Soal Ruangan Itu
Baca: Wanita Cantik 48 Tahun Ini Menikah dengan Kakek 84 Tahun, Viral Ini Sosok Pengantinnya
Sir Alex menyusun daftar dan Guardiola berada di urutan pertama.
Upaya ini berakhir dengan cara yang paling aduhai konyolnya. Guardiola gagal menangkap maksud Sir Alex.
Guardiola yang baru belajar Bahasa Inggris dari les kilat saat akan bertolak ke Amerika, harus berhadapan dengan Sir Alex yang berbahasa Inggris aksen Skotlandia.
"Kami bicara tentang banyak hal. Tentang kehidupan saya di Amerika, tentang sepakbola, tentang Liga Inggris, tetapi seingat saya tidak ada yang secara spesifik perihal tawaran menjadi pelatih Manchester United."
"Entahlah jika saya yang memang tak paham. Ketika itu penguasaan bahasa Inggris saya masih tidak bagus dan Sir Alex berbicara sangat cepat."
"Saya tidak dapat menangkap dan memahami semua yang dia ucapkan," kata Guardiola seperti dikemukakannya dalam wawacara dengan James Ducker dari The Telegraph, 9 Desember 2017.
Baca: Kenaikan Gaji PNS 2019 Dirapel Empat Bulan, Untuk Pensiuan Mencapai Rp 117 Triliun
Baca: Markas TNI Digetarkan Bom Kopaska Saat Soekarno Berkunjung, Bukan Marah Malah Bung Karno Tersenyum
Baca: Ciri Tokoh Sentral Perang Antar Suku Papua, Info Intelijen Pembantaian Nduga, dan Jatah Freeport
Enam bulan setelah pertemuan itu Sir Alex berhenti jadi pelatih The Red Devils dan orang yang kemudian duduk di kursinya adalah David Moyes.
Manajemen Manchester United meresmikan penunjukan Moyes pada 9 Mei 2013, dan 23 hari berselang, di Stadion Alianz Arena, Bayern Munchen mengumumkan Josep Guardiola sebagai pelatih mereka.

Tak ada yang tahu nama Moyes berada pada urutan berapa dalam daftar Si Alex.