Polisi Dalami Keterangan Pelaku Pembobol Toko Pakaian di Pasar Lopak

"Penyidik masih mendalami keterangan tersangka terkait kasus tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (16/12).

Polisi Dalami Keterangan Pelaku Pembobol Toko Pakaian di Pasar Lopak
TRIBUN JAMBI/EKO PRASETYO
Ilustrasi. Sihen pemboibol rumah yang tertangkap 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penyidik Polsek Pasar, belum lama ini menangkap Destri Ardiansyah (21) warga Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, lantaran membobol toko pakaian milik Sumarlin (36) di Pasar Lopak, Pasar Angso Duo, Kelurahan Beringin, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, pada 17 April 2018 lalu sekira pukul 02.00 WIB.

Humas Polresta Jambi, Brigadir Alamsyah Amir, mengatakan, hingga saat ini, tersangka masih diamankan di Mapolsek Pasar Jambi.

"Penyidik masih mendalami keterangan tersangka terkait kasus tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (16/12).

Ia mengatakan, tersangka juga masuk dalam tahap pemberkasan oleh penyidik.

Baca: Dua Orang Pelaku Pembobol Rumah di Singkut Tertangkap, Gasak Harta Benda Hingga Buku Nikah

Baca: Seekor Siamang Mati dengan Dada Tertembak di Gunung Raya

Untuk diketahui, korban yang merupakan warga Jalan Yusuf Nasri RT 02 Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, ini mengetahui tokonya dibobol pelaku saat Hen yang merupakan juru parkir di Pasar Lopak Angso Duo menghubunginya.

Saat menelepon, Hen mengatakan kepada Sumarlin bahwa pintu tokonya sudah rusak. Menerima laporan itu, korban langsung ke lokasi untuk mengecek. Hasilnya, dia melihat sejumlah pakaian telah hilang.

Seperti 6 lusin celana jeans merek Levis, 18 celana katun, 11 jaket parasut dan 3 kemeja batik. Total kerugian sebesar Rp 9 juta lebih. "Korban melaporkan hal ini ke pihak kepolisian," ujar Alam.

Dengan laporan polisi dengan nomor LP/B/74/IV/2018/SPK II, anggota Polsek Pasar melakukan penyelidikan. Hasilnya, keberadaan pelaku yang merupakan seorang buruh itu terderdeteksi pada 4 Desember 2018.

"Pelaku langsung ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan," jelasnya.

Destri terancam Pasal 363 KUHP tentang Curat. Ancaman diatas 5 tahun penjara. (*)

Baca: Gempa 6,1 SR Guncang Papua, Warga Wamena Berhamburan Selamatkan Diri, Ini Info BMKG

Baca: Perbaikan Jalan Meloncat, Warga Kerinci: Ya, Kami Bingung Kenapa

Baca: BWSS VI Intens Lakukan Pemeliharaan Jaringan Rawa di Kabupaten Tanjab Timur dan Muarojambi

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved