Jumat, 8 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Demo di Jambi

Lebih dari Sekadar Pakaian, Kisah di Balik Warna dan Simbol Demonstran Jambi

Di bawah terik matahari, sebuah pemandangan yang tidak biasa terlihat di tengah keramaian aksi demonstrasi di kawasan Kantor DPRD Provinsi Jambi

Tayang:
Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
SR Krisdianto
Dua orang Demonstran Sekaligus Relawan Media, Laura (Kiri) dan Ehyie (Kanan) saat menyampaikan ekspresinya, Senin (1/9/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Di bawah terik matahari, sebuah pemandangan yang tidak biasa terlihat di tengah keramaian aksi demonstrasi di kawasan Kantor DPRD Provinsi Jambi.

Walaupun saat itu hujan turun, semangat mereka tak surut. Mereka berteduh, lalu melanjutkan aksi massa setelah hujan reda, Senin (1/9/2025) kemarin. 

Jika biasanya peserta aksi identik dengan jaket almamater atau seragam sekolah, kali ini mereka tampil berbeda. 

Setiap helai pakaian yang mereka kenakan seolah menjadi pesan tersendiri, menciptakan narasi visual yang penuh makna.

Baca juga: Sisi Lain Demo di Jambi, Pelajar Digandeng Diajak Pulang Emaknya saat Akan Ikut Demo di Telanaipura

Mereka bukanlah kerumunan yang seragam. Sebaliknya, mereka adalah kolase dari berbagai identitas. 

Beberapa memilih tampilan yang santai, yang lain tampil unik dengan kostum karakter dari dunia anime.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kehadiran karakter ikonik dari serial anime One Piece, yaitu Usopp. 

Peserta aksi ini mengenakan seragam penembak jitu dari kru Topi Jerami, menambah warna dan kreativitas dalam sebuah aksi yang serius.

Penampilan unik ini menunjukkan bahwa protes dapat disuarakan dengan berbagai cara, termasuk melalui simbol-simbol budaya pop yang akrab bagi banyak orang.

Meskipun busana yang dipakai bervariasi, ada satu atribut yang menyatukan mereka semua. Itu adalah pita merah yang diikatkan di lengan kanan. 

Pita itu menjadi simbol kebersamaan dan perjuangan yang diusung para demonstran, tak peduli apa pun latar belakang mereka.

Pita merah itu mengalirkan pesan yang kuat, sebuah janji yang disematkan di lengan setiap peserta.

Selain pita, pilihan busana lain juga membawa makna tersendiri.

Ada kelompok yang kompak mengenakan pakaian serba hitam, pilihan warna ini bukan tanpa alasan.

Busana serba hitam seolah memberikan pesan perlawanan yang tegas, menunjukkan keseriusan mereka, serta menyiratkan duka atas kondisi yang mereka suarakan.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved