Perbaikan Jalan Meloncat, Warga Kerinci: Ya, Kami Bingung Kenapa

Jalan di perbatasan Desa Ujung Pasir sampai Desa Koto Petai, sampai saat ini belum juga diperbaiki Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Perbaikan Jalan Meloncat, Warga Kerinci: Ya, Kami Bingung Kenapa
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Pengerjaan jalan di Kerinci 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sebagian jalan Ujung Pasir menuju Desa Koto Iman telah diperbaiki pada tahun 2018 ini. Namun, sayangnya masih ada jalan yang belum diperbaiki dengan anggaran yang dialokasi sebesar Rp 5 miliar tersebut.

Seperti jalan mulai dari perbatasan Desa Ujung Pasir sampai Desa Koto Petai, sampai saat ini belum juga diperbaiki Pemerintah Kabupaten Kerinci. Di mana kondisi jalan masih banyak yang rusak dan berlubang.

Hal ini menjadi pertanyaan bagi sejumlah masyarakat, karena jalan di Desa Ujung Pasir, Koto Salak dan Koto Iman telah diperbaiki.

Sutri salah seorang warga Koto Petai, mengatakan, bahwa jalan di desanya sampai saat ini tidak kujung diperbaiki, sedangkan Ujung Pasir dengan Koto Salak sudah diperbaiki.

"Ya, kami masih bingung kenapa jalan di desa kami saja yang dak ado diperbaiki, kok jadi meloncat pengerjaannya," ujarnya.

Baca: Jokowi Tiba di Hutan Pinus, Kotabaru, Mbah Tini Kepingin Salaman dengan Jokowi

Baca: Unggahan Ustaz Abdul Somad Soal Perayaan Tahun Baru Sudah Disukai Tiga Ratusan Ribu Kali

Baca: Kolam Renang Dadakan di Pekarangan Rumah, Jadi Hiburan Anak-anak di Berembang

Baca: 15 Tahun, Tunggakan Kios Pedagang Kramat Tinggi Capi Rp 2,1 M

Dirinya tidak mengetahui pasti penyebab belum diperbaikinya jalan Desa Koto Petai, Kecamatan Danau Kerinci.

"Saya dak tau ngapo dak ado jugo diperbaiki mungkin anggarannyo kurang. Tapi kami sangat berharap biso diperbaiki," pintanya.

Sementara itu, Kabag Ekobang Setda Kerinci, Askar Jaya dikofirmasi mengakui, belum diperbaikinya jalan yang melintasi Desa Koto Petai, Kecamatan Danau Kerinci, karena anggaran tidak mencukupi pada tahun 2018.

"Ya, memang belum, karena anggaran Rp 5 miliar itu dak cukup untuk meneruskan pengerjaannya, karena kalau dipaksakan dengan anggaran yang ada, kualitas nanti tidak bagus, sebab aspalnya dua lapis," jelasnya.

Dirinya minta kepada masyarakat untuk bersabar, karena jalan tersebut akan tetap dilanjutkan pengerjaanya pada tahun 2019 mendatang.

"Akan dianggarkan kembali di tahun 2019 mendatang," pungkasnya.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved