Cerita Satgas TNI Polri saat Memburu KKB Pimpinan Egianus Kogoya di Papua - Temuan Jenazah Terbaru
Satgas gabungan TNI Polri masih terus melakukan perburuan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga Papua.
Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Suci Rahayu PK
Upaya Satgas gabungan TNI Polri memburu KKB pimpinan Egianus Kogoya di Papua terbilang cukup sulit. Seperti apa cerita mereka?
TRIBUNJAMBI.COM - Satgas gabungan TNI Polri masih terus melakukan perburuan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga Papua.
Namun perburuan itu bukanlah hal yang mudah, apalagi dengan demografi Papua terbilang sulit.
Pada upaya pencarian KKB ini, Satgas TNI Polri mengerahkan 154 personil.
Baca: Kabar Adanya Serangan Bom dari Udara di Nduga Papua, Akhirnya TNI Angkat Bicara, Sebut Hal Ini
Baca: 5 Pekerja Kemungkinan Masih di Atas Bukit, KKB Tantang Perang Tanpa Bom dan Helikopter
Baca: Resepsi Mewah Lindswell Kwok, Temannya Rasakan Aura Berbeda hingga Tanpa Kehadiran Orangtua
Bukan kali ini saja TNI dan Polri memburu KKB.
Berikut ini cerita TNI dan Polri dalam memburu KKB Papua:

KKB Sembunyi di Balik Bukit
Setelah kejadian pembunuhan yang dilakukan KKB pertengahan November 2018 lalu, Satgas TNI Polri memburu KKB yang dipimpin Egianus Kogoya.
Sempat terjadi baku tembak saat upaya evakuasi, wilayah Papua yang berbukit-bukit membuat KKB ini leluasa bersembunyi.
KKB ini juga diduga kerap melakukan kejahatan seperti mengganggu Pilkada Papua, memeras pemerintah daerah dan menganggu penduduk setempat.
Menyita Senapan Serbu dan Ratusan Amunisi
Satgas TNI Polri menyita beberapa pucuk senapan serbu milik KKB.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengatakan jika senapan yang berhasil direbut adalah senapan serbu/SS 1 dan satu pucuk senpi jenis jungle/US Carabine beserta 341 butir peluru berbagai jenis.
"Kedua senpi itu diduga merupakan hasil rampasan dari Polsek Pirime," kata Kamal.
Jarak Tempuh dan Waktu Tempuh Lama