Wartawan Amerika Duga Sri Sultan HB IX Komunikasi dengan Nyi Rara Kidul, 'Ramalan Persekutuan'

Peristiwa itu terjadi sekira 66 tahun lalu, saat Sri Sultan Hamengku Buwono IX berada di atas kapal perusak ALRI Gadjah Mada, di Laut Jawa.

Wartawan Amerika Duga Sri Sultan HB IX Komunikasi dengan Nyi Rara Kidul, 'Ramalan Persekutuan'
Sri Sultan Hamengku Buwono IX (profilbos) 

TRIBUNJAMBI.COM - Di ujung haluan, Sri Sultan HB IX termenung dengan mata menatap ke depan. Dia seakan sedang “mengadakan komunikasi dengan Nyai Rara Kidul”.

Peristiwa itu terjadi sekira 66 tahun lalu, saat Sri Sultan Hamengku Buwono IX berada di atas kapal perusak ALRI Gadjah Mada, di Laut Jawa.

Saat itu, Sultan HB IX seakan-akan berkomunikasi dengan laut. Kemudian dia mengungkapkan hal yang seperti ramalan masa depan Indonesia.

Pada 23 Mei 1952, pada hari ulang ke-32 berdirinya PKI, DN Aidit yang telah menyerang "Republik Soekarno-Hatta" sejak peristiwa PKI Madiun pada 1948, menciptakan slogan baru “Hidup Sukarno! Hidup PKI!”

Cara itu dalam upaya mempengaruhi agar Bung Karno mau bersekutu dengan PKI.

Sebagai Presiden RI yang harus menjalin kerja sama dengan semua partai, hubungan Bung Karno dan PKI memang tampak akrab.

Baca: Ramalan Soeharto tentang Indonesia pada Abad 21, Ternyata Lengser Dua Tahun Sebelumnya

Baca: Update CPNS 2018 - Tips Bagi Pelamar yang Tak Temukan Program Studi di sscn.bkn.go.id

Baca: Update CPNS 2018 - Ada Perubahan Jadwal Ujian dan Seleksi Administrasi, Catat Tanggalnya!

Demikian pula relasi Bung Karno dengan negara-negara komunis seperti Rusia dan China, juga terkesan sangat dekat.

Apalagi pada 1960-an, Indonesia membutuhkan banyak senjata yang harus dibeli dari Rusia untuk misi tempur membebaskan Irian Barat dari tangan Belanda.

Mau tak mau hubungan diplomatik antara Rusia dan Indonesia harus dekat sehingga AS sampai mencurigai Indonesia lebih condong ngeblok ke negara-negara komunis.

Jenderal Belanda dan Sri Sultan HB IX
Jenderal Belanda dan Sri Sultan HB IX (Kolase/Ist)

Lima hari setelah peringatan hari jadi PKI yang ke-32, pasangan Soekarno-Hatta, Sultan HB IX yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan beserta sejumlah pimpinan Indonesia lainnya berada di kapal perusak ALRI Gadjah Mada. Mereka menyaksikan latihan perang di Laut Jawa.

Halaman
123
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help