Pilkades

28 Desa di Tanjabtim Bakal Melaksanakan Pilkades Tahun Depan dengan Sistem e-Voting

Meski baru akan dilaksanakan 2019 mendatang, pelaksanaan pemilihan kepala desa di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur

28 Desa di Tanjabtim Bakal Melaksanakan Pilkades Tahun Depan dengan Sistem e-Voting
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
Kepala Bagian Pemerintah Desa Pemkab Tanjabtim, Hendri 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Meski baru akan dilaksanakan 2019 mendatang, pelaksanaan pemilihan kepala desa di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan sistem e-voting diyakini akan tetap berjalan dengan sukses. Hal ini terbukti dengan keseriusan Pemkab Tanjabtim yang tengah menggodok Peraturan Bupati (Perbup) pemilihan dengan menggunakan sistem e-voting.

Baca: Baru 55 Persen Anggaran yang Terserap

Kepala Bagian Pemerintah Desa, Hendri saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, Selasa (9/10) membenarkan saat ini pemkab tengah menggodok Perbup untuk pelaksanaan pilkades sistem e-voting. Jika tidak ada halangan di akhir 2019 proses pemilihan dengan sistem e-voting akan berjalan.

"Saat ini Perbupnya tengah digodok," kata Hendri.

Dikatakannya, untuk di Provinsi Jambi ini pelaksanan pilkades dengan sistem e-voting ini sudah ada dua kabupaten yang telah melaksanakan yaitu Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Batang Hari. Kedua Kabupaten ini berhasil dalam pelaksanaannya.

"Dan dengan sistem e-voting ini dari sisi anggaran lebih efesien. Di tambah lagi tingkat konflik di masyarakat cukup rendah," ujarnya.

Sementara itu, terkait sarana pendukung menurutnya Pemkab tidak perlu bingung. Pasalnya untuk sarana pendukung seperti komputer pemkab bisa mengajukan pinjaman kepada kabupaten yang sudah memiliki sarana pendukung.

Baca: Satpol PP akan Turun pada Malam Hari, Razia Muda-Mudi di Stadion Tebo

Baca: Perbaikan Ruang Pola Kecil Kantor Bupati, Jadi Skala Prioritas Bagian Umum

"Jadi kemungkinan kita pinjam dulu, karena kalau diadakan anggarannya tidak sedikit. Tetapi kabupaten kita harus memiliki. Apalagi desa wajib memiliki perangkatnya," jelasnya.

Sedangkan untuk SDM sendiri lanjutnya memang Pemkab Tanjabtim belum mendukung akan tetapi pemkab telah berkoordinasi dengan pihak Kominfo. Kemudian akan ada pelatihan dengan BPPT yang memang mendapat lisensi dari kementerian untuk melakukan pelatihan.

"Nanti akan ada 3 orang yang harus dikirim oleh desa untuk mengikuti pelatihan," tandasnya.

Ditambahkan Hendri, pada Pilkades yang bakal dilaksanakan  tahun depan ini bakal diikuti 28 desa. "Saat ini kan sudah ada beberapa desa yang kepala desanya Pjs, dan paling banyak tahun depan kepala desa yang habis masa jabatan," pungkas Hendri.

Baca: Sidang Agenda Pembelaan Kasus Pencabulan Anak Kandung di Batanghari Ditunda Rabu

Baca: Dua Tahun Terakhir Jumlah Pelanggan PDAM Tirta Pengabuan Meningkat Tajam

Baca: Tinggi Ombak Capai Dua Meter, Nyali Nelayan Tanjabbar Tak Surut

Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved