Tinggi Ombak Capai Dua Meter, Nyali Nelayan Tanjabbar Tak Surut

Ombak tinggi tak membuat nyali nelayan di Tanjab Barat menciut. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tinggi Ombak Capai Dua Meter, Nyali Nelayan Tanjabbar Tak Surut
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Ombak tinggi tak membuat nyali nelayan di Tanjab Barat menciut. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ratusan nelayan di Tanjab Barat tetap nekat mengais rejeki dari tangkapan ikan di lautan lepas sepanjang perairan yang berhadapan lepas pantai Timur Jambi.

Kenekatan tersebut dikatakan Fahmi, saat dihubungi mengatakan hal tersebut dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama nelayan lainnya.

Baca: Pedagang Kecewa Pasar Sengeti Baru Batal Dibangun

"Ombak sampai dua meter sekarang. Tapi mau bagaimana lagi namanya juga cari nafkah buat keluarga," ungkap Fahmi, Warga Kampung Nelayan, Tungkal Ilir, Tanjab Barat, Senin (8/10).

Sementara itu, Dinas Kelautan dan Perikanan, Tanjab Barat, mengimbau kepada Nelayan di Tanjab Barat untuk lebih mewaspadai terjadinya ombak tinggi. Sebagaimana diketahui akhir-akhir ini ombak tinggi mulai terjadi, terutama jika mulai memasuki bulan November. Ketinggian gelombang di perairan timur Jambi berpotensi lebih tinggi dari sebelumnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tanjab Barat, H Zabur Rustam mengatakan, jika sudah masuk November maka ketinggian gelombang perairan Timur Jambi lebih tinggi dari biasanya. Bahkan bisa mencapai tiga hingga empat meter.

"Kalau tinggi ombak dua meter itu masih wajar dan normal. Tapi jika sudah masuk bulan November nanti bisa di atas itu tinggi ombak. Bisa tiga sampai empat meter tinggi ombak, bahkan lebih," kata Zabur.

Baca: Baru 132 dari 309 Penyelenggara Negara di Tanjabbar Lapor e-LHKPN

Baca: Perwakilan Kotura Merasa Prihatin dengan Pembakaran Truk Batu Bara di Desa Rantau Puri

"Dengan tinggi ombak jika sudah mencapai tiga sampai empat meter kerawanan perahu nelayan karam jadi lebih tinggi. Karena itu nelayan kita himbau waspada berhati-hati," ujarnya.

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved