Peserta 'Belajar Bersama Maestro' Tampilkan Hasil Workshop

Sebanyak 50 peserta Belajar Bersama Maestro melakukan pertunjukan hasil dari workshop yang telah mereka ikuti di Taman Budaya Jambi,

Peserta 'Belajar Bersama Maestro' Tampilkan Hasil Workshop
TRIBUN JAMBI/MAGANG UNJA

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 50 peserta Belajar Bersama Maestro melakukan pertunjukan hasil dari workshop yang telah mereka ikuti di Taman Budaya Jambi, Sabtu (11/8).

Pertunjukan ini merupakan penutup dari rangkaian workshop yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Balai Pelestarian Nilai Budaya Kepulauan Riau. Workshop ini dilakukan untuk melestarikan budaya musik tradisional terutama rentak gendang.

Baca: Berharap Keringanan, PH Hadirkan Ketua SPI Jambi dan Anggota DPRD Kabupaten

"Kepada seluruh peserta latihannya jangan berhenti sampai di sini, agar musik tradisional melayu tidak hilang di telan masa," ucap Parasian Simamora, Ketua Panitia Balai Pelestarian Nilai Budaya Kepulauan Riau, Sabtu (11/7).

Sebelum menutup acara, Kepala Taman Budaya Jambi, Didin Sirojudin mengajak seluruh tamu dan peserta untuk berdoa atas kepergian maestro tradisi Jambi Iskandar Zakaria. Setelah berdoa Didin menyampaikan rasa terima kasih kepada Balai Pelestarian Budaya Kepulauan Riau.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Balai Pelestarian Budaya yang telah berkali-kali melaksanakan kegiatan di Provinsi Jambi. Ini merupakan salah satu kepercayaan dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Kepulauan Riau kepada kita," ucap Didin Sirojudin selaku Kepala Taman Budaya Jambi.

Selain itu Kepala Taman Budaya Jambi juga berharap kepada peserta workshop agar menjadi pewaris dari musik gendang melayu.

Baca: PMBJ Gelar Pentas Seni Amal untuk Membantu yang Membutuhkan

Baca: VIDEO: Serunya Rangkaian Acara HUT ke-73 RI di Polres Merangin, Ada Balap Karung Pakai Helm

Pada workshop Belajar Bersama Maestro ini peserta dididik oleh maestro musik tradisional Zulkarnain. Peserta diajarkan pola ritme dasar-dasar tradisi yang terdiri dari pola ritme langgang, zapin, mak inah dan joget.(mwc)

Penulis: tribunjambi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help