Kasus Pencurian

Pelaku Pencuri Sapi di Kerinci Ternyata Punya Cicilan Utang Rp 6 Juta/bulan di Bank

Satuan Reskrim Polres Kerinci berhasil membekuk dua orang pelaku pencurian sapi yang kerap meresahkan warga.

Pelaku Pencuri Sapi di Kerinci Ternyata Punya Cicilan Utang Rp 6 Juta/bulan di Bank
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Satuan Reskrim Polres Kerinci berhasil membekuk dua orang pelaku pencurian sapi yang kerap meresahkan warga. Dari para pelaku ikut diamankan tiga ekor sapi dan satu unit mobil L300 yang digunakan untuk armada angkutan hasil curian.

Informasi yang didapatkan, penangkapan berawal saat polisi pada, Kamis (2/8) mendapat laporan dari korban warga Pendung Air Timur, Kecamatan Kayu Aro. Karena beberapa hari lalu kehilangan dua ekor sapi saat berada di kandang.

Baca: 12 Partai Ganti Bacaleg, Ada 24 Nama Baru

Berdasarkan laporan tersebut, Satreskrim Polres Kerinci langsung melakukan penyelidikan. Setelah mendapatkan petunjuk, anggota Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim, Iptu Dedi Kurniawan sekitar pukul 21.00 Wib, langsung melakukan penggerebekan ke rumah terduga pelaku.

Pelaku atas berinisial HS (32) berhasil diamankan dan mengakui perbuatannya. Dari keterangan HS, polisi lalu melakukan penangkapan terhadap pelaku TW (38) sebagai penadah.

“Pelaku kita amankan dua orang, satu pelaku sebagai otak pencurian, satu lagi penadah hasil curian. Juga dua ekor sapi hasil curian,” kata Kapolres Kerinci, Jumat (3/8).

Katanya, penangkapan kedua pelaku di waktu dan tempat berbeda. Pelaku HS warga Desa Batu Hampar, Kecamatan Kayuaro ditangkap Kamis malam. Sementara TW (38) warga Sungai Jernih, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungapenuh diamankan, Jumat dini hari.

Baca: Reporter Kompas TV Jambi Dipukul Petugas Pengamanan Api Obor Asian Games saat Meliput

Baca: Keluarga Mantan Penguasa Bungo Turun Ke Gelanggang Politik

“Tidak ada perlawanan saat kita lakukan penangkapan. Kini kedua tersangka kita amankan di Mapolres untuk proses lebih lanjut,” sebutnya.

Diungkapkannya, berdasarkan keterangan pelaku HS, ia telah beberapa kali melakukan pencurian ternak tersebut. Ia nekat melakukan pencurian, karena terdesak hutang di bank.

 “Motifnya karena pelaku HS harus membayar utang di Bank setiap bulannya sebesar Rp 6 juta lebih,” jelas Kapolres.

Terpisah anak korban Feri ditemui di Mapolres mengatakan, sejak lebaran beberapa waktu lalu, warga Kayu Aro dan sekitar resah dengan maraknya pencurian ternak. Bahkan sudah ada 30 ekor ternak warga di Kayu Aro hilang rentan waktu tersebut.

“Memang sejak lebaran lalu, pencurian sapi marak di Kayu Aro. Sudah ada 30 Sapi hilang di wilayah kami,” ujarnya dan mengakui mengenali pelaku yang berhasil diamankan tersebut.

Baca: Jualan di Trotoar Kawasan Simpang Empat Islamic, Pedagang Buah Ditertibkan

Baca: 18 Titik Api Terpantau di Batanghari, Sekda Sebut Sudah Ditangani 

Baca: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Bisa Terdongkrak Hingga 5,3%, Terundurnya Panen Penyebabnya

Ia berharap dengan berhasilnya pelaku pencurian sapi miliknya, keresahan warga yang sering kehilangan sapi tak terjadi lagi.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi pencurian sapi terjadi lagi setelah ditangkapnya pelaku ini,” pungkasnya.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved