Kesehatan

Mimpi Buruk Ditinjau dari Kacamata Kesehatan, Inilah 3 Penyebabnya

Anda pernah mengalami mimpi buruk? Entah itu mimpi dikejar hantu, jatuh ke jurang, ditikam pisau atau lainnya. Mimpi buruk

Mimpi Buruk Ditinjau dari Kacamata Kesehatan, Inilah 3 Penyebabnya
tribunnews.com
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Anda pernah mengalami mimpi buruk? Entah itu mimpi dikejar hantu, jatuh ke jurang, ditikam pisau atau lainnya. Mimpi buruk saat tidur terjadi bukan tanpa sebab. Salah satunya karena kelelahan.

Tentang mimpi buruk, dr. Nadia Octavia dari akun klikdokter telah memberikan ulasannya yang kembali diunggah akun yang sama di Facebook, Sabtu (24/6) pukul 23.00 WIB.

Dijelaskan dr. Nadia, dalam dunia medis, mimpi buruk tergolong parasomnia. "Parasomnia adalah gangguan tidur yang melibatkan kejadian tak diinginkan pada seseorang yang hendak, sedang, atau terbangun dari tidur," ujarnya.

Baca: Ragam Pilihan Bantal Roti di Informa

Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang mengalami mimpi buruk:

1. Gangguan mental

Gangguan mental seperti depresi dan kecemasan dapat membuat seseorang mengalami mimpi buruk. Post traumatic stress disorder (PTSD) adalah salah satu penyebabnya.

Gangguan PTSD merupakan gangguan mental akibat trauma setelah mengalami kejadian tertentu yang mengancam hidup seseorang. Hal ini sering kali dialami korban pemerkosaan atau bencana alam seperti banjir atau kebakaran.

Mimpi tersebut biasanya seperti bayang-bayang rekaman ulang kejadian yang membuat trauma. Masalah atau konflik yang belum terselesaikan juga bisa memicu mimpi buruk.

Baca: Nyamannya Bersantai dengan Bean Bag

Baca: Dibayar Untuk Mengandung Bayi Pria Asal China, 31 Wanita Digerebek. Begini Alurnya

"Tak hanya itu, kepribadian seseorang juga berkaitan dengan mimpi. Seseorang yang sensitif, sering menghindari konflik, memendam masalah, dan mudah kecewa lebih rentan mengalami mimpi buruk. Sebab bagi mereka, hidup dianggap berat dan tanpa sadar terbawa ke alam bawah sadar."

Beberapa obat yang memengaruhi zat kimia dalam otak berisiko menyebabkan mimpi buruk. Obat-obat tersebut yakni obat antidepresan dan narkotika. Beberapa obat penurun tekanan darah juga berisiko menyulut mimpi buruk. Berhenti dari ketergantungan obat atau alkohol pun bisa memicu mimpi buruk.3. Kelelahan dan kurang nutrisi

Kebiasaan makan ternyata berhubungan dengan mimpi buruk. Sebuah penelitian mengungkapkan, orang yang mengonsumsi banyak karbohidrat di malam hari sebelum tidur dapat meningkatkan aktivitas otak dan metabolisme tubuh.

Baca: Cek Kesehatan Ginjal Lewat Jengkol, Hoaks atau Fakta?

Baca: Coklat Keju Jadi Favorit di Sang Pisang

Baca: Inilah 5 Tips Menghias Ruangan Sempit Jadi Terlihat Luas

Hal ini memicu mimpi buruk. Jika kelelahan dan kurang tidur, Anda pun berisiko mengalami mimpi buruk.

"Karena itu, penting untuk selalu menjaga kesehatan, bersikap positif, dan menghindari stres supaya mimpi buruk tak lagi menghantui. Anda pun bisa tidur lebih nyenyak," saran Nadia.

Sumber: Facebook/Klikdokter.com

Penulis: fifi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help