Mengungkap Cara Membangun Candi Borobudur, Ternyata Dalamnya Bukan Batu, Ini Isinya

Balok-balok batu penyusun Candi Borobudur ukurannya sekitar 25 x 10 x 15 Cm. Berat per-potong balok batu diperkirakan antara 7,5-10 Kg.

Mengungkap Cara Membangun Candi Borobudur, Ternyata Dalamnya Bukan Batu, Ini Isinya
Candi Borobudur. (instagram/candiborobudur) 

TRIBUNJAMBI.COM - Batuan berjuta-juta ton itu menyusun bangunan Candi Borobudur dengan rapi. Bentuknya simetris dan kokoh, hingga terkenal ke seluruh penjuru dunia.

Namun, di balik itu, ada pertanyaan yang sulit dijawab. Bagaimana manusia dan teknologi di zaman itu bisa membangun, caranya?

Diukur dengan bangunan di zaman modern, tinggi Candi Borobudur sekira bangunan 10 lantai. Yang membedakan, jelas material batuan yang menyusunnya.

Candi itu dibangun sekira pada abad ke-9. Pada zaman itu belum ada alat buldozer untuk meratakan tanah dan belum ada truk untuk mengangkut batuan. Alat crane untuk mengerek batu ke atas pun belum ada.

Candi Borobudur. (www.manajemenproyekindonesia.com)
Candi Borobudur. (www.manajemenproyekindonesia.com) ()

Lalu Bagaimana Candi Borobudur dibuat?

Dilansir dari intisari online, Candi Borobudur dibangun menggunakan peralatan sederhana, seperti palu dan pengungkit. Kendaraan yang ada hanyalah cikar atau pedati (gerobak yang ditarik dengan sapi).

Karena hanya ada alat sederhana, maka batu-batu yang besar dan berat pun harus ditarik pelan-pelan. Disusun satu per satu sampai menjulang tinggi.

Hal itu membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang banyak.

Berapa lama Candi Borobudur Dibuat?

Menurut prasasti (batu bertulis) yang mencatat pembangunan Candi Borobudur, Candi Borobudur dibuat Raja Mataram pada saat pemerintahan Raja Samaratungga. Namun, candi baru selesai ketika Ratu Pramurdawardhani (putri Raja Samaratungga) bertahta.

Halaman
1234
Penulis: duanto
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved