7 Etika Membayar Zakat, Nomor 6 Memberikan yang Terbaik

Setiap umat muslim diwajibkan memberikan sedekah dari rezeki yang dikaruniakan Allah. Kewajiban ini tertulis di dalam Alquran

7 Etika Membayar Zakat, Nomor 6 Memberikan yang Terbaik
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Setiap umat muslim diwajibkan memberikan sedekah dari rezeki yang dikaruniakan Allah.

Kewajiban ini tertulis di dalam Alquran dan disebut sebagai zakat.

Zakat (Bahasa Arab: زكاة transliterasi: Zakah) dalam segi istilah adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya).

Baca: Menguak Emoticon Smile yang Ada Pada Uang Pecahan Rp1000 Gambar Pattimura

Tribunjambi.com melansir dari laman nu.or.id selain mengetahui berbagai hukum zakat, hendaknya seorang muzakki (orang yang hendak membayar zakat) juga memperhatikan berbagai etikanya sehingga pembayaran zakatnya diterima dan diridhai Allah SWT.

Lalu apa saja etika membayar zakat yang harus diperhatikannya?

1. Segera Membayar Zakat Setelah Waktu Wajibnya Tiba

Ini dilakukan karena beberapa pertimbangan, yaitu: a) menampakkan rasa senang menaati perintah Allah SWT dan Rasul-Nya; b) membahagiakan orang yang menerimanya; c) sadar bahwa kalau ditunda bisa saja ada hal lain yang menghalanginya; dan d) menjadi maksiat apabila sampai habis waktunya zakat belum jadi dikeluarkan.

2. Merahasiakan Pembayaran Zakat

Merahasiakan zakat lebih dapat menghindarkan seseorang dari riya’ (pamer) dan sum’ah (mencari popularitas). Allah berfirman:

... وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ... (البقرة: 271

Halaman
1234
Penulis: suci
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help