Kesehatan

Tak Hadiri Pernikahan Putrinya, Ternyata Begini Serangan Jantung yang Dialami Ayah Meghan Markle

Lima hari jelang royal wedding, ayah Meghan Markle, Thomas Markle, terkena serangan jantung. Kondisi ini menyebabkannya tak

Penulis: Fifi Suryani | Editor: Fifi Suryani

TRIBUNJAMBI.COM - Lima hari jelang royal wedding, ayah Meghan Markle, Thomas Markle, terkena serangan jantung. Kondisi ini menyebabkannya tak bisa mendampingi putrinya di upacara sakral yang berlangsung hari ini Sabtu (19/5) di Kapel St George.

Posisi Thomas pun digantikan Pangeran Charles, ayah dari calon mempelai pria, Pangeran Harry. Seperti apa serangan jantung yang dialami Thomas, sehingga ia tak bisa mendampingi putrinya?

Baca: Asisten RT Pengusaha ini Larikan Uang Hingga Rp 142 Juta, Ini yang Kemudian Dilakukannya

Akun klikdokter.com mengunggah topik ini di Facebook, Jumat (18/5) pukul 19.00 kemarin. Disebutkan, Thomas Markle dikabarkan terkena serangan jantung 14 Mei lalu.

Dari uraian diketahui beberapa gejala yang menjadi penyebab serangan jantung pada Thomas, yakni emosi seperti sedang marah, stres, ketakutan serta frustasi.

Emosi dan stres itu mempersempit pembuluh darah sebagai penyebab dari serangan jantung yang juga ditemukan pada Thomas.

Tak ingin mengalami nasib seperti Thomas Markle, simak penjelasan Dokter pengasuh klikdokter.com, dr. Kartika Mayasari berikut ini:

Saat terkena serangan jantung, seperti yang dialami Thomas Markle, seseorang akan mengalami angina yang merupakan nyeri dada atau rasa ketidaknyamanan pada dada.

"Angina ada 2 jenis, yaitu angina stabil dan angina tidak stabil," ujarnya.

Baca: Pingin Kuliah di Luar Negeri? Berikut Tips Memilih Universitas dari Alumnus University of Adelaide

Baca: Dilepas Ratusan Warga, Fasha-Maulana Bersama Istri Berangkat Umroh ke Tanah Suci

Angina tidak stabil adalah nyeri yang umumnya timbul saat istirahat. Angina jenis ini yang sangat berbahaya karena tidak dapat diprediksi datangnya. Berbeda dengan angina stabil yang mempunyai pemicu saat serangan terjadi sehingga bisa dihindari.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan atau diremas. Nyeri berlangsung 2 - 5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan, terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah.

Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dan leher bagian bawah, rahang gigi serta ulu hati. Gejala ini pada angina stabil dapat menghilang dengan istirahat saja atau diberikan kombinasi istirahat dan pemberian obat jantung yang diletakkan di bawah lidah (nitrogliserin sublingual)

Gejala nyeri dada pada serangan jantung yang stabil dipicu oleh beberapa hal, yaitu:

- Latihan seperti olahraga, aktivitas fisik, serta aktivitas seksual.

- Emosi seperti sedang marah, stres, ketakutan serta frustasi.

Baca: Cara Tepis Isu Sara saat di Luar Negeri, Simak Penuturan Alumni Unja yang Pernah Kuliah di Australia

Baca: Kisah Unik Alumni Unja yang Kuliah S2 di Australia; Berpuasa Hanya 10 Jam

Baca: Jalan Terusan Tembus Ness-CitraRaya City Diresmikan, Bisa Dilalui saat Mudik Lebaran

- Tanda-tanda emosi tersebut telah dialami oleh Thomas Markle seminggu sebelumnya. Hingga pada akhirnya ia harus diboyong ke rumah sakit.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved