Kesehatan

Kebiasaan 'Phone Sex' karena LDR-an, Berbahayakah?

Kemajuan teknologi komunikasi memungkinan pasangan yang terpisah jarak atau Long Distance Romance (LDR) tetap intens berkomunikasi,

Kebiasaan 'Phone Sex' karena LDR-an, Berbahayakah?
SUTE/FORSEL
Ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM - Kemajuan teknologi komunikasi memungkinan pasangan yang terpisah jarak atau Long Distance Romance (LDR) tetap intens berkomunikasi, bisa via phone hingga video call.

Tidak jarang saat berkomunikasi melakukan aktivitas 'memuaskan' diri masing-masing atau salah satunya. Secara medis dan psikologis adakah risiko atas kebiasaan tersebut. Akun klikdokter.com mengulas topik ini dalam unggahannya, Sabtu (12/5) pukul 21.00 WIB.

Baca: KopiPede Gelar Aksi Simpatik Usung Pilkada Beradab

Seorang netizen Pria berusia 26 tahun melayangkan pertanyaan tentang kebiasaan phone sex. Berikut pertanyaannya:

Mau tanya dok saya Mengalami pacaran jarak jauh dan saya mengalami kebiasaan yg buruk terkadang tiap hari kita melakukan sex phone atau phone via video call..apkah kalo melakukan setiap hari bisa ber efek? efek ke wanita atau laki laki? Dan apa efek nya?

dr. Suci Dwi Putri dari akun klikdoktercom memberikan penjelasan sebagai berikut:

Kami sangat senang karena Anda memercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

"Phone sex dapat dikategorikan dalam masturbasi, hanya saja perangsangannya bersumber dari suara atau percapakan dalam telpon," jelas dr. Suci.

Baca: Buka Mulut pada Delegasi PBB Tentang Kekejaman Tentara, Penduduk Rohingya Ini Diburu

Baca: Rakyatnya Bergelut Kemiskinan, Mantan Presiden Ini Kabur Bawa Sejumlah Kekayaan dengan Pesawat

Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual.

Masturbasi memang tidak menyebabkan terjadinya kemandulan. Namun, Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari).

"Kebiasaan melakukan masturbasi dapat menimbulkan masalah psikis dimana timbul pikiran terus menerus untuk melakukan masturbasi," ujarnya.

Untuk kebiasaan masturbasi ada risikonya, berikut penjelasannya:

Tindakan masturbasi dapat menyebabkan luka dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda mengalihkan keinginan melakukan masturbasi dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi anda, dll.

Baca: Ragu Menikah karena Ukuran Mr P Hanya 2 Cm, Bisakah Dok?

Baca: Pemkot Larang Tempat Hiburan Beroperasional Selama Puasa

Baca: Teater Kuju FIB Unja Tampilkan Pertunjukan Arwah si Jontu, Angkat Tentang Perbedaan

"Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi seperti phone sex itu sendiri atau melihat gambar atau membaca buku-buku yang merangsang," pesan dr. Suci.

Berikut tautan lengkapnya:

Penulis: fifi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help